Senin, 20 September 2010

KEPALA DISHUB & LLAJ PROPINSI JATIM PENGECUT & TIDAK BERTANGGUNG JAWAB SERTA SELALU MELEMPAR TANGGUNG JAWAB


BILD SURABAYA-Pada Hari Jumat, 17 September 2010 Pukul 14:45:47 WIB Wartawan BILD Surabaya membaa pers lilies Dinas Perhubngan & LLAJ (DISHUB & LLAJ) Propinsi JATIM yang bertema “LIMA PULUH PERSEN KECELAKAAN BUS DISEBABKAN SUMBER KENCONO”
dan isi beritanya:

Sebanyak 50 persen kecelakaan bus di Jatim ternyata terbanyak melibatkan bus PO Sumber Kencono. Kecelakaan itu karena berbagai faktor, di antaranya sumber daya manusia (SDM), kelaikan bus, infrastruktur, dan lingkungan.

Kepala DISHUB dan LLAJ Propinsi JATIM Bpk Wahid Wahyudi usai mengikuti Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2010 di Lapangan Prapat Kurung-Perak Surabaya mengatakan, sebelum dikenakan sanksi tegas, perlu adanya audit yang nantinya akan melihat kasus per kasus penyebab terjadinya kecelakaan oleh PO Sumber Kencono. "Dari 60 bus yang terlibat dalam kecelakaan di Jatim selama musim angkutan lebaran tahun ini, sekitar 50 persennya berasal dari bus Sumber Kencono," katanya.

Pihaknya bersama Polda Jatim telah membentuk tim audit. Tim ini akan mengaudit PO yang mengalami kecelakaan pada masa angkutan lebaran ini. Hasil audit tersebut akan menentukan langkah-langkah yang dilakukan untuk perusahaan itu.

Proses audit perlu dilihat dari seluruh aspek, yakni dari segi kelayakan bus, tekanan psikologis para pengemudi dari perusahaan (dikejar target setoran), segi kesehatan dan jam kerja dari kru bus tersebut. Nantinya, dari hasil audit akan dilaporkan kepada Dirjen

Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang memiliki wewenang untuk memberikan sanksi terhadap Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP). Sementara itu, PO yang bermasalah masih bisa beroperasi selama proses audit dilakukan.

Untuk sementara, PO Sumber Kencono masih diperbolehkan beroperasi sambil menunggu proses audit dari Polda Jatim. Mengingat, jika dilakukan penindakan tegas berupa pencabutan izin trayek PO Sumber Kencono maka akan menganggu proses pelayanan penumpang.

Wahid mengutip data kecelakaan dari Polda Jatim, yakni kecelakaan selama arus mudik dan balik di Jatim hingga H+6 lebaran atau Kamis (16/9), jumlah kecelakaan mencapai 290 kejadian.

Total kecelakaan selama Operasi Ketupat Semeru 2010 hingga Kamis pukul 05.30, mencapai 290 kasus dan mengakibatkan 66 orang meninggal dunia, 26 orang luka berat dan 128 orang luka ringan. Selain itu, pelanggaran lalu lintas terjadi sebanyak 6.203 kasus. Dari pelanggaran itu, 5.900 dikenakan tilang dan 303 mendapatkan teguran. Hingga hari ini, total kerugian material sekitar Rp 418.485.000

Menurut Wartawan BILD Surabaya Sdr Ronny Kepala DISHUB dan LLAJ Propinsi JATIM Bpk Wahid Wahyudi PENGECUT & TIDAK BERTANGGUNG JAWAB SERTA SELALU MELEMPAR TANGGUNG JAWAB yaitu kepada PO Sumber Kencono & Peranrusahaan Trasportasi lainnya( (PO,TAXI,Maskapai Penerbangan,Kapal Laut,Ferry Penyeberangan,PT KAI,Dll)

Mestinya Kementerian Perhubungan (KEMENHUB),DISHUB dan DLLAJ Propinsi maupun kota/kabupaten harus selalu menggonterol/mengeek ulang setiap 6 bulan sekali/dalam waktu di kir serta melarang beroperasi untuk armada tua/tidak layak jalan/beroperasi. Tapi kenyataannya di dalam kantor KIR petugas suka meminta uang dan menerima upeti dari pemilik transportasi demi perut meraka sendiri tanpa memikirkan calon penumpangnya,sebaliknya pemilik transportasi memberi upeti kepada petugas dan pwejabat KIR supaya armadanya dapat beroperasi walaupun armadanya sudah tidaklayak jalan. Seperti Bis kota surabaya,Bis Mitro mini DKI,Bis Kota di DKI,TAXI Zebra Surabaya,TAXI Srikandi Surabaya,Ferry Penyeberangan Madura,Pesawat terbang trype Cassa & Darf milik beberapa maskapai penerbangan.(Bersambung/Ronny)

Selasa, 14 September 2010

500 SUPIR TAXI BLUE BIRD BUKA PUASA BERSAMA DENGAN WAKIL GEBNUR JATI & ANAK YATI PIATU


BILD SURABAYA-Pada Hari Jumat 3 Septeber 2010Perusahaan Taxi Blue Bird cabang surabaya mengadakan buka pusa bersama dengan Wakil Gebenur JATIM,anak yatim,Karyawan & Supir Taxi Blue bird di Pul 1 Jl raya Darmo Kali surabaya.

Supir taxi yang mengikuti acara buka bersaa sekitar 500 orang. Tujuan diadakan buka puasa ini untuk mprsatukan para supir dan pejabat maupun staff lainnya demi kemakmuran para karyawan Taxi Blue Bird. Perusahaan Taxi Blue Bird rutin mengadakan buka puasa bersama di bulan Ramadhan

Perusahaan Taxi Blue Bird selalu meberikan fasilitas & tunjangan serta hadia bagi supir yang aktif dan profeional,karena Perusahaan Taxi Blue Bird mengutaakan kesejahtera para supir dan kepuaan para penumpang (Ronny)

Antar Nasabahnya Rayakan Lebaran, Bank BRI Adakan Lagi Mudik Bersama Kupedes Simpedes BRI

BILD JAKARTA – Pada Hari Minggu, 05 September 2010 Untuk ke-7 kalinya sejak tahun 2004 Bank BRI mengadakan acara mudik bersama yang dinamakan Mudik Bersama Kupedes dan Simpedes BRI 2010. Peserta mudik dilepas oleh Menteri Perhubungan RI, Freddy Numberi didampingi oleh Direksi dan Komisaris BRI, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono di Parkir Timur Senayan

Menurut Dirut Bank BRI, Sofyan Basir ” Tradisi mudik di hari lebaran adalah tradisi khas Indonesia. Walaupun perlu pengorbanan, tradisi mudik senantiasa diulangi setiap tahun. Tiada kata kapok untuk bermudik karena mudik merupakan refleksi akan kerinduan suasana kampung halaman dan kerinduan akan berkumpulnya keluarga besar di satu moment besar bagi umat Islam yaitu lebaran”

Mengingat jumlah pemudik yang tak sebanding dengan jumlah armada transportasi yang tersedia, maka setiap tahun terjadi kekurangan armada angkutan pemudik. Oleh karenanya pemerintah telah menghimbau kepada perusahaan-perusahaan untuk mengadakan acara mudik bersama.

” Sebagai upaya respons terhadap himbauan pemerintah sekaligus untuk memfasilitasi keinginan nasabah-nasabah Simpedes dan Kupedes BRI yang berkeinginan untuk berlebaran di kampung halaman maka kami mengadakan acara mudik yang kami namakan Mudik Bersama Kupedes dan Simpedes BRI tahun 2010” tambah Sofyan.

Ditambahkan Sofyan, Program mudik ini merupakan bagian dari rangkaian program Layanan Lebaran Bank BRI 2010 yang diselenggarakan Bank BRI setiap tahun dalam rangka memberikan layanan kepada nasabah dan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Lebaran.

Program Mudik Bersama Kupedes Simpedes BRI Tahun 2010 ini merupakan salah satu kegiatan peduli lingkungan yang dilakukan Bank BRI kepada masyarakat, khususnya untuk para nasabah Bank BRI, yaitu dengan memberikan bantuan transportasi kepada para nasabah Bank BRI yang akan mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halaman masing-masing.

Pada Lebaran tahun 2010 ini, Bank BRI memberangkatkan 2828 orang nasabah Bank BRI termasuk keluarganya yang berasal dari nasabah Kanca di Jabodetabek dan Kanca Bank BRI Pamanukan dengan menggunakan fasilitas armada bus AC Blue Star sebanyak 48 buah. Kepada para peserta mudik juga diberikan fasilitas asuransi kecelakaan diri yang dijamin oleh Bringin Life.

Rincian dan tujuan mudik sebagai berikut :
•Sebanyak 2593 peserta (44 bus) dari wilayah Jakarta akan dilepas di Halaman Parkir Timur Senayan – Jakarta.
•Sebanyak 59 peserta (1 bus) dari Kanca BRI Cikampek
•Sebanyak 118 peserta (2 bus) dari Kanca BRI Karawang
•Sebanyak 58 peserta (1 bus) dari Kanca BRI Pamanukan akan dilepas di halaman Kanca
BRI Pamanukan
Adapun kota tujuan mudik sebagian besar adalah kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan rute sbb :
•Pemberangkatan dari Jakarta tujuan Jawa Timur (10 bus) :
Rute 1 : Jakarta – Solo – Sragen – Ngawi – Madiun – Caruban – Nganjuk – Kertosono – Jombang – Mojokerto – Surabaya – Malang.
•Pemberangkatan dari Jakarta tujuan Jawa Tengah/Yogyakarta (34 bus) :
Rute 2 : Jakarta – Pantura Jateng – Semarang – Demak – Kudus – Pati (5 bus).
Rute 3 : Jakarta – Semarang – Ungaran – Salatiga – Boyolali – Solo (12 bus)
Rute 4 : Jakarta – Banjar – Majenang – Buntu – Gombong – Kebumen – Kutoarjo – Purworejo – Wates – Yogyakarta (6 bus)
Rute 5 : Jakarta – Brebes – Bumiayu – Ajibarang – Purwokerto – Purbalingga – Banjarnegara – Wonosobo – Temanggung – Magelang – Yogyakarta (11 bus)
•Pemberangkatan dari Kanca Cikampek (1 bus) dan Karawang (2 bus), dengan jalur :
Jakarta – Semarang – Ungaran – Salatiga – Boyolali – Solo
•Pemberangkatan dari Kanca Pamanukan (1 bus), dengan jalur :
Pamanukan – Brebes – Bumiayu – Ajibarang – Wangon – Yogyakarta – Solo

Program Mudik Bersama Kupedes-Simpedes BRI akan terus dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya sebagai bentuk kepedulian Bank BRI kepada para nasabahnya (JOIS BRI)

Siap Layani Nasabah Selama Lebaran, Bank BRI Siagakan 37 Posko Layanan Lebaran

BILD JAKARTA –Pada Ha ri Jum’at 03 September 2010 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyiagakan sebanyak 37 Posko Layanan Lebaran selama Lebaran 2010. “Posko Bank BRI ini dapat ditemukan nasabah di lokasi-lokasi strategis seperti stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan jalur mudik,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank BRI Muhamad Ali di Jakarta.

Dikatakan Ali, Posko Bank BRI ini diharapkan dapat memberi kemudahan kepada nasabah dalam melakukan transaksi meski di tengah kesibukan menyabut hari raya Idu Fitri. ”Kalau hari raya kan nasabah sibuk. Di tengah kesibukan itu, misalnya di perjalanan, mereka membutuhkan layanan, nah Bank BRI ada di sana,” imbuh Ali.

Dia mengatakan, untuk mengenali Posko Bank BRI, tidaklah sulit bagi nasabah yakni terdiri dari unit kerja dan luar unit kerja (tenda). “Pelaksanaan layanan ini efektif 4 hingga 19 September 2010, kecuali tanggal 10 hingga 12 Sept 2010,” ucap Ali.

Pada hari libur, cuti bersama, lebaran tanggal 9 dan 13 September 2010, Bank BRI menerapkan operasi layanan terbatas yakni pada jam kerja Pukul 07.30 hingga 15.30 dan jam kas pukul 08.00 hingga 14.30. Ali membeberkan, sebagai bentuk loyalitas layanan kepada nasabah, Bank BRI juga menyediakan minuman (teh/kopi/air mineral) bagi nasabah/masyarakat yang berkunjung ke Posko Bank BRI

Posko Bank BRI ini tersebar di Bandung (3 unit), Denpasar (1 unit), Jakarta dan sekitarnya (10 unit), Makassar (1 unit), Maros (1 unit), Malang (3 unit), Manado (1 unit), Medan (1 unit), Malang (1 unit), Palembang (1 unit), Semarang (5 unit), dan Yogyakarta (7 unit).

Bank BRI juga tetap menyiagakan layanan khusus seperti Pertamina, ASDP, SSB, SSB,SIM, STNK, dan BPKB. “Layanan khusus adalah uker (unit kerja) yang buka (operasional) khusus untuk melayani transaksi Pertamina/ASDP/SSB dengan jam layanan sesuai kesepakatan dengan Pertamina/ASDP/Kepolisian, serta petugas ATM 24 jam,” ungkap Ali.
Kegiatan CSR

Selama bulan Ramadhan Bank BRI menggelar aktifitas corporate social responsibilty (CSR) dengan berbuka puasa bersama anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebanyak 3.400 orang yang dihadiri Presiden RI beserta Hj. Ani Bambang Yudhoyono bersama para Menteri sebagai tamu undangan dan mengundang grup musik Wali sebagai bintang tamu. “Acara dilaksanakan pada 31 Agustus 2010 di Assembly Hall, JCC Senayan Jakarta,” ujar Ali.

Bank BRI juga menggelar Pasar Murah BUMN – Bank BRI Peduli yang dimulai dari 30 Agustus 2010 hingga 6 September 2010. Bank BRI menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak, dan bahan sembako lainnya. Acara dilaksanakan di lima titik yang dekat dengan pemukiman warga dengan lokasi yakni Kalianyar, Tambora, Galur, Senen, Cawang, Permata Hijau, dan Manggarai.

“Sedangkan untuk acara Mudik Bersama Bank BRI akan dilaksanakan pada 5 September 2010 di Parkir Timur Senayan dengan peserta 2.828 orang dengan lima rute yang diawali dari Jakarta menuju kota-kota dengan arus mudik terbanyak,” tegas Ali.

Selama Lebaran tahun ini dana tunai hari raya Bank BRI mengalami kenaikkan. “Naik sebesar 12,71% menjadi sebesar Rp13,67 triliun. Kenaikan dana tunai di ATM sebesar Rp.8 triliun meningkat sebesar 20,48% dibandingkan dengan tahun lalu,” tutup Ali. (JOIS BRI)

Dihadiri Presiden RI dan Para Menteri, Bank BRI Berbagi Bahagia Bersama 3.400 Anak Yatim Piatu & Dhuafa

BILD JAKARTA-Pada Hari Selasa 31 Agustus 2010 di Jakarta Convention Centre, menjadi hari yang tiada terlupakan bagi 3.400 anak yatim/piatu dan dhuafa dari sekitar Jabodetabek. Pada hari itu mereka menikmati kebahagian bersama Bank BRI yang menggelar acara Berbuka Bersama Anak Yatim/Piatu dan dhuafa. Sebahagian besar anak-anak tersebut berasal dari Jabodetabek.

Acara berbuka puasa ini dimeriahkan oleh Grup Musik Anak Jalanan Himmmata, dan grup band Wali yang membawakan lagu-lagu religi. Sedangkan tauziah disampaikan oleh Ust. Quraish Shihab. Yang sangat membanggakan pada acara tersebut adalah kehadiran Presiden bersama Ibu Ani Yudhoyono serta sejumlah Menko dan Menteri.

“Acara ini merupakan wujud kepedulian Bank BRI kepada lingkungannnya dan merupakan rangkaian aktrivitas CSR Bank BRI di bulan ramadhan 1431 H” ujar Sofyan Basir, Direktur Utama BRI di sela-sela kegiatan tersebut. Menurutnya aktivitas lain Bank BRI Peduli di bulan ramadhan ini adalah takjil on the road, pasar murah bekerjasama dengan BUMN Peduli di Kalianyar Tambora, Bidara Cina, Galur dan Cawang. Selain itu ada pembukaan 37 Posko Mudik Lebaran dan kegiatan Mudik Bersama yang akan mengangkut 3.000 nasabah Simpedes dan Kupedes dari sekitar Jabodetabek ke berbagai tujuan mudik di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selanjutnya Sofyan menambahkan, “pada acara ini Bank BRI juga memberikan bantuan mobil operasional dan pelatihan untuk trainers Yayasan Lentera Hati yang bergerak di bidang pendidikan dan bantuan kepada 118 relawan guru dari wilayah jabodetabek antara lain guru dari sekolah baca tulis gratis Pekayon Bekasi, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Wahyu Aji Tanjung Priok, PKBM Cahaya Bangsa Sunter, PKBM Akur Kurnia Kramat Jati, PKBM Mutiara Hati Penjaringan, PKBM Himmata Rawa Badak Selatan dan PKBM Al Mutaqin Tugu Jakarta Utara”. Selain itu ada yang cukup unik pada event ini adalah kehadiran para pemandi jenazah yang akan menerima bantuan dari Bank BRI Peduli. Mereka berasal dari Rumah Sakit Pasar Rebo, RS PMI Bogor, RS POLRI, RSUD Kota, RSau Halim, RSUD Bekasi, RSUD Budhi Asih, RSCM, RSAL Mintoharjo, RSPAD Gatot Subroto, RSUD Cengkareng dan RSUD Tangerang.

Selama ini BRI telah melakukan Kegiatan Bank BRI Peduli dengan memanfaatkan dana Bina Lingkungan Bank BRI. Per Juni 2010 telah diberikan bantuan total RP.24,529 milyar dengan rincian bantuan bidang pendidikan/pelatihan sebesar Rp.20,449 milyar, bantuan sarana umum sebesar Rp.1,863 milyar, bantuan peningkatan kesehatan sebesar Rp.1,044 milyar, bantuan korban bencana Rp.998 juta, bantuan sarana ibadah Rp.269 juta dan sisanya bantuan lain-lain seperti bencana alam. Tahun 2009 lalu Bank BRI telah menggulirkan dana Bina Lingkungan sebesar Rp.38,9 milyar.

Untuk mendukung program BRI Peduli, para pekerja BRI pun berinisiatif mendirikan Lembaga Amil Zakat pada tahun 2002 dengan nama Yayasan Baitul Maal BRI (YBM BRI) yang menghimpun dan menyalurkan dana Zakat, Infaq, Shadaqah Pekerja BRI. Sampai tahun ke 8 ini telah terhimpun dana sebesar Rp.38,31 Milyar dan telah disalurkan sebesar Rp.32,80 Milyar dengan jumlah mustahiq yang dibantu 146.000 mustahiq. Dana ZIS YBM BRI disalurkan dalam bentuk bantuan pada pendidikan, usaha kecil, bantuan kesehatan, bantuan hidup, pemberantasan Buta Al-Quran, sarana Pendidikan dan Ibadah dan bantuan bencana.

“Sinergi aktivitas Bank BRI Peduli dengan kegiatan YBM BRI ini merupakan komitmen dan keberpihakan BRI untuk terus membantu meningkatkan kualitas manusia dan lingkungan masyarakat Indonesia” ujar Sofyan mengakhiri sambutannya. (JOIS BRI)

Bulan Ramadhan, Nasabah Gandrungi Internet Banking


BILD Jakarta – Pada Hari Rabu,18 Agustus 2010 Adanya waktu-waktu sahur dan waktu lainnya yang relative luang ternyata banyak dimanfaatkan oleh nasabah-nasabahj perbankan untuk bertransaksi di dunia maya. Hal ini terbukti, salah satunya dari banyaknya nasabah BRI yang mengakses ienternet banking yang menunjukkan trend meningkat selama bulan ramadhan.

“Pola transaksi di BRI semakin beragam, diantaranya tren transaksi via internet banking kian meningkat selama bulan ramadhan,” kata Muhamad Ali, Sekretaris Perusahaan BRI di Jakarta, Rabu (18/8). Hal ini menandakan nasabah semakin percaya dengan internet banking BRI walaupun usianya baru seumur jagung.

Dikatakan Ali, kinerja internet banking BRI saat ini terus meningkat meski baru diluncurkan 16 Desember 2009. “Internet Banking BRI ini sangat ditunggu-tunggu oleh nasabah hal ini terlihat dari jumlah transaksi yang cukup tinggi yaitu lebih dari 250.000 transaksi per bulan dengan jumlah pengguna sekitar 25.000 nasabah. Artinya, rata-rata satu bulan ada 10 transaksi per nasabah sedangkan untuk transaksi ATM sekitar tiga sampai dengan empat kali transaksi,” tandas Ali.

Ditambahkan Ali, terdapat banyak keuntungan bagi nasabah BRI bertransaksi di dunia maya ini. Salah satunya transaksi nasabah langsung di proses oleh Internet Banking BRI. “Unggulan di Internet Banking BRI adalah transaksi terjadwal dimana transfer atau pembayaran akan rutin dijalankan melalui proses transaksi sesuai yg diinstruksikan oleh nasabah karena dengan sekali menjadwalkan dalam sistem Internet Banking BRI transaksi akan berjalan secara otomatis,” imbuh Ali.

Dari data yang dimiliki BRI, nasabah yg menggunakan Internet Banking BRI sebagian dimanfaatkan untuk support bisnis nasabah. Selain lebih efisien, transaksi lewat dunia maya ini dapat mengurai antrian di ATM atau teller BRI di seluruh nusantara. “Harapan kita Internet Banking BRI memang akan mengurangi transaksi di teller, ATM, apalagi seperti Lebaran, Natal, dan Akhir Tahun,” tandas Ali lagi.

Untuk itu, BRI mengimbau nasabah yang bertransaksi non tunai dan tidak ingin berjejalan di bilik-bilik ATM atau di teller agar memanfaatkan transaksi Internet Banking

BRI. “Kami menyediakan layanan Internet Banking BRI seperti cek saldo, mutasi rekening, transfer antar rekening, pembayaran tagihan (Kartu Kredit, KTA, PLN, dan TELKOM), pembelian Pulsa, dan lain – lain,” ujar Ali.

Sedangkan untuk registrasi terbagi menjadi dua level menurut jenis transaksinya. Dimana registrasi untuk transaksi non finansial dilakukan di ATM BRI dengan melakukan aktivasi ganti password dan input eMail (https://ib.bri.co.id). Sementara untuk registrasi transaksi finansial, langkah yang harus dilakukan yakni registrasi di ATM BRI, kemudian melakukan registrasi mToken di Unit Kerja Bank BRI, dan setelah menerima SMS Kode Aktivasi mToken maka langkah selanjutnya adalah aktivasi mToken melalui https://ib.bri.co.id.

Fee Based Income

Seiring dengan kian meluasnya jaringan layanan di seluruh nusantara, BRI menargetkan fee based income (pendapatan nonbunga) perseroan hingga akhir tahun mencapai Rp 2,3 triliun-Rp2,4 triliun. Hal ini sejalan dengan kesiapan BRI melakukan diversifikasi perolehan pendapatan selain dari net interest margin (JOIS BRI)

Hadapi Ramadhan dan Lebaran 2010, BRI Tingkatkan Persediaan Dana Tunai 20%


BILD Jakarta – Pada Hari Selasa 10 Agustus 2010 - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) akan meningkatkan dana tunai yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat bulan suci Ramadhan dan Lebaran. Dana tunai Ramadhan dan Lebaran tahun ini naik 20% dari tahun sebelumnya sebesar rata-rata Rp 28,3 triliun.

Bank Indonesia (BI) mencatat, menjelang puasa terdapat penarikan uang kartal sekitar Rp 18 triliun. Tercatat, bahwa kebutuhan uang kertas dan logam (uang kartal) terus meningkat. Peningkatan tersebut didukung dengan kebutuhan masyarakat menjelang
Ramadhan dan Lebaran, daya beli masyarakat yang semakin meningkat dan diperkirakan karena adanya peluncuran uang pecahan baru dengan nominal Rp.1.000,- dan Rp.10.000,- yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Perbankan mulai mengantisipasi kebutuhan tersebut dengan melakukan persiapan dana tunai selama Ramadhan dan Idul Fitri.

“Dana yang dibutuhkan untuk persiapan bulan Ramadhan dan Lebaran adalah rata-rata Rp 28,3 triliun. Sementara untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan dana pada saat menjelang lebaran dan setelah Lebaran Bank BRI mempersiapkan sekitar Rp.13,6 triliun. Untuk tahun ini akan naik sebesar 20% dibandingkan tahun kemarin,” ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali di Jakarta,

Ali mengatakan, dana itu akan didistribusikan sesuai dengan permintaan cabang-cabang BRI di seluruh Tanah Air, baik untuk penambahan kas anjungan tunai mandiri (ATM) maupun operasional cabang. “Availability ATM perlu dijaga, terutama satu minggu menjelang hari raya Idul Fitri dan satu minggu setelah hari raya Idul Fitri,” tambah Ali.

“Untuk mendukung kesiapan perangkat dan sistem maka kami menyiagakan petugas selama libur lebaran, terutama cabang dan unit yang berada di sepanjang jalur mudik”, tambahnya. Untuk tingkat kesuksesan transaksi ATM Bank BRI siap untuk melakukan transaksi hingga 180.000 transaksi per jam. Titik-titik lokasi yang diperhatikan adalah ATM yang berada di pusat perbelanjaan, daerah wisata, bandara, terminal dan stasiun.
Persiapan Ramadhan dan Idul Fitri yang dilakukan BRI adalah mempersiapkan dana tunai dan memastikan fungsi E-channel termonitor selalu berfungsi dengan baik. “E-channel yang perlu dimonitor selain ATM adalah EDC (Electronic Data Capture) karena jumlah yang dimiliki oleh BRI semakin banyak, hingga Juni 2010 jumlahnya mencapai angka 12.000 mesin EDC.

Untuk menghadapi kebutuhan dana tunai Bank BRI berkerja sama dengan kantor Bank Indonesia. ”Pecahan uang kecil diminati menjelang lebaran, sehingga kami menyiapkan pecahan uang kecil lebih banyak dari biasanya,” tukas Ali.

Untuk semua kas cabang dan ATM BRI harus di isi dan siagakan buat kebutuhan nasabah. Dikatakan Ali, kenaikkan permintaan itu tidak lepas dari adanya kenaikan jumlah ATM dan penambahan unit kerja BRI secara signifikan di seluruh Tanah Air. “Jumlah ATM Bank BRI di seluruh Indonesia mencapai 4.986 ATM dengan dana yang dicadangkan untuk ATM adalah rata-rata Rp 8 triliun selama persiapan lebaran,” tegasnya. “Terjadi peningkatan kebutuhan dana tunai di ATM sekitar 20% dibandingkan lebaran tahun kemarin”, tambah Ali.

BRI juga mengimbau agar nasabah mengikuti tip-tip atau prosedur yang aman dalam bertransaksi yaitu:

•Tidak menggunakan perhiasan yang yang mengundang perhatian di tempat-tempat umum.
•Mengambil uang seperlunya sesuai kebutuhan, sebab BRI menyediakan ATM untuk pengambilan tunai dengan jumlah yang banyak.
•Menjaga kerahasiaan PIN ATM dan selalu merubah PIN secara berkala.
•Memeriksa kewajaran fisik ATM dengan berhati-hati terhadap peralatan tambahan.
•Memastikan bahwa tidak ada yang sedang memperhatikan pada saat pengambilan ATM dengan cara menutup tombol pada saat memasukkan PIN dengan tangan
•Untuk bantuan dan informasi perbankan dapat menghubungi Call Center BRI 14017. (JOIS BRI)

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IDUL FITRI 2010

IDUL FITRI 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IKLAN BILD GROUP

NO

Spesifikasi / Ukuran

Harga (Rp)

01

1 Halaman Warna

Rp. 3.000.000,-

02

1/2 Halaman Warna

Rp. 1.500.000,-

03

1/4 Halaman Warna

Rp. 800.000,-

04

Icon (Uk. Kartu Nama) Warna

Rp. 500.000,-

05

1 Halaman Hitam Putih

Rp. 1.500.000,-

06

1/2 Halaman Hitam Putih

Rp. 800.000,-

07

1/4 Halaman Hitam Putih

Rp. 400.000,-

08

Icon (Uk. Kartu Nama) Hitam Putih

Rp. 300.000,-