INVESTOR EROPA BERMINAT TANAMKAN MODAL DI JATIM
BILD SURABAYA-Paada Hari Senin, 4 Oktober 2010 Pukul 02:27:06WIB Dengan disepakatinya Kerjasama kelembangaan perwakilan dagang dan pariwisata maupun investasi pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kedubes RI di Paris (Prancis) dan Brussel (Belgia), banyak investor Eropa akan menanamkan modal ke Jatim.
“Pasca kunjungan Gubernur Jatim H.Soekarwo ke beberapa negara di Eropa, sebanyak 20 pemodal asing atau PMA akan menanamkan investasi ke Jatim. Para calon investor itu, sepuluh di antaranya berasal dari Uni Eropa, sepuluh calon lainnya dari Jepang,” kata Kabiro Administrasi Kerjasama Setdaprov Jatim, Ir Lily Sholeh MM, di kantornya, Senin (4/10).
Ia mengungkapkan, kerjasama dengan negara Belgia antara lain peningkatan kesepakatan usaha pertambangan Dolomit dipantai utara Gresik dan Lamongan, antara Lhoist Limelette Belgium dengan PT Polowijo Gosari yang didukung pemprov untuk pembangunan infrastrukturnya.
Sedangkan dengan Prancis, Bank Pembangunan Prancis (Agency for france Development/AFD) menyatakan minat menanam investasi untuk pengembangan dan pembiayaan listrik microhidro, dan juga berniat menanamkan investasi perdagangan di Jatim.
Selain itu, untuk promosi periwisata Jatim yang menjadi bench marking, seperti obyek wisata alam/historis/cultural, pengusaha pariwisata di luar negeri berharap ada paket wisata di Bali dan Jogjakarta. Untuk itu, akses jalan tranportasi menuju obyek wisata harus memadai. Di sekitar obyek wisata juga harus ada gerai-gerai penjualan produk kerajian atau hasil UKMK.
Lebih lanjut dikatakannya, pada semester I 2010, PMA yang menanamkan modalnya di provinsi ini sebagian besar bergerak pada bidang industri logam dasar dan jasa pembangunan rumah. Salah satu contohnya, dua perusahaan asal Singapura yang menanamkan modalnya pada sektor industri logam dasar dan jasa pembangunan rumah dengan nilai investasi mencapai Rp.790 miliar.
Sedangkan realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) atau domestik, Jatim termasuk yang terbesar dan menduduki peringkat pertama nasional dengan nilai investasi sebesar Rp.5,1 triliun, disusul Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Barat (Jabar) serta Riau.
Namun, lanjutnya, untuk PMA, Jatim masih berada dibawah DKI Jakarta tetapi masih diatas Provinsi Bali serta Papua. Total nilai investasi di Jatim selama periode Januari sampai Juni 2010, tercatat mencapai Rp 35, 39 triliun.
"Dengan pencapaian investasi itu, investasi PMA dan PMDN di Jatim mengalami kenaikan cukup pesat mencapai 199,15 persen jika dibandingkan dengan nilai investasi pada semester pertama tahun 2009 yang nilainya sekitar Rp11,83 triliun," ujarnya.
Sementara itu, dari sisi bidang usaha, investasi PMDN Jatim terbesar mendapat kontribusi dari tiga jenis industri seperti pupuk buatan dan penyediaan tenaga listrik, semen, kimia dasar serta rokok.
Dari delapan perusahaan PMDN besar yang ada di Jatim, nilai investasi bidang usaha pupuk mencapai Rp 8,8 triliun, semen Rp 4,86 triliun, kimia dasar Rp 4,6 triliun serta rokok mencapai Rp 3,83 triliun.
Kendati cukup besar, namun di Jawa Timur masih terdapat beberapa problem yang menghambat masuknya investor, di antaranya kurangnya pasokan listrik, gas, buruknya infrastruktur di beberapa tempat, pembebasan lahan yang sulit serta lambatnya proses perizinan di beberapa kabupaten/kota.(Ronny & Tia)
Minggu, 21 November 2010
PEMIMPIN HARUS CERDIK,KREATIF DAN INOVATIF
BILD SURABAYA-Pada Hari Kamis, 14 Oktober 2010 Pukul 08:38:45WIB Lima sampai enam tahun kedepan, para peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXII Provinsi Jatim tahun 2010 ini akan menjadi pembuat keputusan yang sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia. Oleh karena itu dalam pembelajaran, sangat dibutuhkan pelatihan pembuatan kebijakan yang penuh dengan inovasi dan kreativitas.Pimpinan harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,karena karier pimpinan dibangun dalam sebuah sistem yang baik semata untuk masyarakat.
Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo saat memberikan Ceramah Tematik Diklat Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXI Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Graha Wicaksana Praja Badan Diklat Propinsi Jawa Timur Surabaya, Rabu (13/10) mengatakan, peserta Diklat Pipinan II sebanyak 193 orang ini tidak akan berhasil menjadi pimpinan jika jalan pikiranya bukan memberikan pelayanan yang baik.
Dikatakannya, karier pimpinan yang baik dan hebat itu adalah merupakan bagian dari bawahan yang baik bagi atasanya. Artinya jika bawahan sangat professional dan bisa memberikan pilihan lebih dari satu konsef telaah terhadap pimpinannya. Maksudnya pimpinan harus ada pilihannya jika akan menentukan/mengambil suatu keputusan.
Pimpinan yang hebat itu dibangun dari kepemimpinan yang baik dan dari keberhasilan orang lain. Keberhasilan orang lain perlu dicatat sebagai persiapan bekal pengetahuan kepemimpinan sekarang dan yang akan datang. Kemudian kepemimpinan yang hebat ke depan itu dimualai dari yang kecil tetapi tertip dan disiplin. Karena keberhasilan tanpa perencanaan itu kebetulan saja dan kebetulan tersebut tidak bisa di ulang-ulang. Oleh sebab itu jika ingin menjadi pemimpin masa depan mulai sekarang harus dipersiapkan.
Kemudian Gubernur memberikan ceramah tentang pengembangan potensi daerah dalam menghadapi permasalahan krisis ekonomi global. Isu perekonomian dunia karena pertumbuhan ekonomi negara-negara maju di Asia Pasifik seperti Cina dan India. Ke dua Negara tersebut pertumbuhan ekonominya di atas Indonesia.
Mengapa Cina dan India kuat dan besar karena perdagangan, pariwisata dan investasi dunianya meningkat. Membaiknya perekonomian dunia membuat permintaan pasar dan aktifitas perdagangan dunia juga meningkat. Pada 2009 volume perdagangan dunia -11 persen tetapi pada September 2010 tumbuh antara 5,5-5,9 persen. Pertumbuhan masih tersendat dikarenakan utang pemerintah Yunani, Portugis dan Spanyol melebihi 100 persen..
Kemudian pertumbuhan perekonomian Indonesia sendiri pada 2009 sebesar 4,5 persen kemudian akan naik menjadi 5,9-6,2 persen pada 2010. Ini suatu keajaiban karena masyarakat kita tidak menyukai pembelian/kepemilikan saham. Jika di Negara Singapura sopir saja mampu membeli saham, di Indonesia tidak seperti itu, maka jika ada krisis ekonomi negara kita tetap bisa bertahan.
Sedangkan pada 2009 pertumbuhan perekonomian di Pulau Jawa seperti di DKI Jakarta 5,01 persen dan Jawa Timur juga 5,01 persen serta nasiona hanya 4,5 persen. Ceramah selanjutnya adalah pada 2010 Jawa Timur mempunyai program akan mengembangkan pelabuhan di Tanjung Perak Surabaya, perluasan Bandara Juanda di Sidoarjo, memperbaiki infrastruktur jalan tol d an membanngun Puspa Agro di Jemundo Sidoarjo.Jika Puspa Agro selesai dibangun semua bloknya maka transaksi akan meningka. Hal ini akan ditandai dengan transaksi 2.800 truk per hari yang akan ke luar masuk Puspa Agro.
Dalam ceramah lainnya Soekarwo mengatakan, bahwa Jawa Timur merubapakan salah satu lumbung pangan di Indonesia. Ini terbukti produksi gabah Jawa Timur mencapai 17,74 persen dari produksi nasional. Kemduian Jawa Timur bisa memproduksi beras 7,8 juta ton per tahun sedangkan untuk konsumsi 3,6 juta ton jadi masih surplus 4,2 juta ton per tahun jumlah tersebut merupakan 40 persen dari cadangan pangan nasional.
Produksi jagung 30 persen dari 48 persen produksi jagung nasional dengan hasil panen 5,3 juta ton kering biji per tahun sedangkan untuk konsumsi 2,5 juta ton per tahun jadi masih surplus 2,8 juta ton per tahun. Surplus jagung tersebut digunakan untuk bahan baku membuat makanan ternak dan bahan baku minyak jagung.
Produksi gula pasir mencapai 31 persen dari produksi nasional dengan surplus 485 ribu ton per tahun. Kemudian telur ayam produksinya 142 ribu ton dan susu sapi produksinya hanya 950 ton/hari sedangkan kebutuhannya 1.650 ton per hari. Untuk mengatasi kekurangan susu tersebut Jawa Timur akan mengimpor sapi perah dari Australia Barat.
Itulah diantara materi ceramah Gubernur Soekarwo di hadapan 193 orang peserta Dklat Kepemimpinan Tingkat II Badan Diklat Propinsi Jawa Timur.(Ronny & Tia)
PEMKOT SURABAYA MENGAJAK ANAK-ANAK GEMAR MAKAN IKAN

BILD SURABAYA – pada hari Selasa 26 Oktober 2010 Dinas Pertanian kota Surabata – Bidang Perikanan dan kelautan mengadakan acara “PEningkatan Sumber Daya Manusia bidang Perikanan & Kelautan (Gerakan Masyarakat Makan Irian).
Kepala Bidang Perikanan kota Surabaya Bapak Choirul Bachri mengatakan bahwa Dinas Pertanian Kota Surabaya mensosialisasikan Gemar Makan Ikan kepada siswa – siswi SD, SMP, SMA. Supaya anak – anak kita cerdas, kuat dan sehat.
Di dalam ikan penuh zat yang tidak bagus bagi pertumbuhan anak disegala organ tubuh khususnya perkembangan otak anak. Karena di dalam ikan memiliki lemak tak jenuh, omega 3, omega 6, omega 9. Serta zat antibody supaya tumbuh kita sehat, kuat, dan cerdas.
Harga ikan tidak mahal karena dapat dijangkau oleh ibu – ibu rumah tangga & ikan dapat diproses dengan cepat dan tidak memakan biaya.
Masyrakat kota Surabaya sudah mulai konsumsi ikan dengan cukup banyak yaitu 23,3 kg/ kanital/ tahun. Maka dari itu Pemerintah Kota Surabaya selalu mensosialisasikan Gemar Makan Ikan Kepada anak – anak kita (Ronny & Tia)
KADIS P & K BERHARAP PENGURUS KOPRI UNIT DINAS PENDIDIKAN BISA SEBAGAI CONTOH BAGI ANGGOTA KOPRI SELURUH JATIM

BILD SURABAYA – Pada hari Selasa 26 Oktober 2010. Ketua Dewan Pengurus Korpri JATIM membuka acara – acara Pengukuhan Pengurus KOPRI Unit Dinas Pendidikan Propinsi Jatim masa Bhaisti 2010 – 2015.dan melantik Pengurus KOPRI Unit Dinas Pendidikan Propinsi Jatim masa Bhaisti 2010 – 2015
Ketua Dewan Pengurus Korpri JATIM mengingatkan kepada anggotanya untuk senantiasa menjalankan tiga peran utama Korpri, yakni sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan sebagai tangan kanan pemerintah
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, DR Harun meminta kepada pengurus Korpri yang baru dilantik untuk berperan aktif meningkatkan kemajuan organisasi ini agar mampu berkiprah dan memberikan kesejahteraan baik bagi anggotanya maupun untuk masyarakat dan bangsa dan Negara.
Pada pengukuhan pengurus Korpri Unit Dispendik Jatim periode 2010-2015 ini, sesuai keputusan Dewan Pengurus Korpri Prov Jatim nomor KEP 54/DPKP/JT-X/2010, dilantik Sucipto SH MSi sebagai ketua Korpri Unit Dispendik Jatim.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jatim berharap Pengurus Korpri Unit Pendidikan Propinsi Jatim bias bekerja secara professional dan mandiri. Jumlah anggota KORPRI Unti Pendidikan Propinsi Jatim sebanyak 810 orang (Ronny & Tia)
MAKAN IKAN DAPAT TINGKATKAN ANGKA HARAPAN HIDUP

BILD SURABAYA-Pada Hari Rabu, 13 Oktober 2010 pukul 13:38:33 WIB Dinas Perikanan dan Kelautan (DISPERIKLA) JATIM mengadakan acara Jatim Fish Fair 2010 Royal Plaza Surabaya
Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jatim, Hj Nina Soekarwo mengatakan, dengan mengonsumsi ikan per harinya, dapat meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH).
Ibu Nina mengatakan bahwa ikan mengandung kadar omega 3 yang sangat kaya. Sedangkan untuk pertumbuhan sel otak manusia sangat tergantung pada kadar omega 3 sejak dalam kandungan sampai balita. Bila pada masa itu cukup tersedia omega 3, maka anak akan tumbuh dengan potensi kecerdasan yang maksimal. Demikian juga dengan ibu hamil, sangat membutuhkan protein dan omega 3 yang cukup hingga melahirkan. Untuk itu, omega 3 dan protein bisa didapatkan dengan mengkonsumsi ikan yang cukup.
Mari kita meningkat konsumsi ikan,karena di JATIM masih tergolong rendah. Pada 2009, hanya sebesar 17,31 kg/kapita/tahun. Sedangkan untuk tingkat nasional, pada 2008 sebesar 28 kg/kapita/tahun dengan AHH sebesar 31,41 kg/kapita/tahun.
Bude Karwo mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan mengingat manfaat ikan yang sangat bagus untuk kesehatan dan memenuhi sejumlah kebutuhan tubuh. Selain itu, harga ikan yang terjangkau dibanding sumber protein lain, membuat ikan harusnya menjadi salah satu pangan pokok dalam menu pangan sehari-harinya.
Seperti diketahui, kelebihan ikan air tawar maupun ikan air laut merupakan makanan yang sangat penting bagi tubuh. Ikan mengandung protein, lemak, vitamin, serta mineral. Protein ikan mudah dicerna dan diabsorsi tubuh dengan nilai cerna protein ikan lebih dari 90% sehingga baik untuk balita maupun manula.
“Ikan itu tidak mahal & gampang diproses,tapi manfaatnya luar biasa. Bagi ibu-ibu, ini bisa jadi alternative yang bagus karena dapat mengirit uang belanja namun tetap dapat memenuhi kadar gizi bagi keluarga,”
Budhe Karwo mengatakan bahwa salah satu contoh sosialisasi gerakan makan ikan dapat dilakukan di sekolah-sekolah. Misalnya, dengan mengumpulkan komite sekolah dan pihak sekolah dapat memberikan arahan dan penjelasan pentingnya mengkonsumsi ikan tiap harinya. Dengan cara ini, diharapkan dapat menambah wawasan ibu-ibu untuk tergugah menghidangkan menu ikan di keluarganya.
Kepala Disperikla Jatim, Ir Kardani mengatakan, Jatim Fish Fair selain untuk meramaikan serangkaian acara Jatim Fair 2010 dan peringatan Hari jadi Provinsi Jatim ke-65, juga sebagai ajang mengkampanyekan gerakan makan ikan bagi masyarakat Jatim. Secara kontinyu, acara ini diselenggarakan tiap tahun, dan kali ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan Jatim Fish Fair. (Ronny & Tia)
PEMPROV JATIM PEDULI PADA RTSM
BILD Surabya –Dinas Peternakan Propinsi JATIM mengadakan sosialisasi tentang program Jalur lain Menuju Kesejahteraan (JALUR JATERAH). Program ini dibentuk untuk membantu Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) di Hotel Satelit Surabaya.
Peserta yang hadir di sosialisasi ini sebanyak 29 kabupaten/kota & 64 kecamatan di JATIM
Jumlah RTSM di Propinsi JATIM adalah 493004 KK. Pemerintah Propinsi (PEMPROV) JATIM memberikan tugas/ amanah Kepala Dinas Peternakan Propinsi JATIM untuk membantu RTSM sebanyak 32366 KK. PEMPROV JATIM tidak memberikan uang tunai tapi membersihkan hewan ternak (kambing, domba, ayam, dan itik)
PEMPROV JATIM memberikan itik/ ayam sebanyak 32.000 ekor & kambing/ domba sebanyak 3000 ekor. Jadi setiap KK mendapatkan kambing/ domba sebanyak 3 ekor (2 ekor betina & 1 ekor jantan) atau itik/ayam sebanyak 35 ekor ( 32 ekor betina + 3 ekor jantan).
Jadi PEMPROV JATIM memberikan bantuan sekitar 2,5 juta/ kk kepada RTSM di JATIM,ujar Pak Maskur selaku KABID (RONNY & TIA)
MARI KITA BERSAMA-SAMA CINTA SENI BUDAYA DAN HARUS DITANAMKAN SEJAK USIA DINI
BILD SURABAYA-Pada Hari Sabtu, 16 Oktober 2010 Pukul 16:27:25 WIB Dinas Pendidikan (DINAS P&K) Proviinsi Jawa Timur mengadakan Festival Wiyata Budaya Adhikara 2010 di Taman Budaya Jawa Timur
Kepala Dinas Pendidikan Proviinsi Jawa Timur, Dr Harun Msi mengajak masyarakat Indonesia Khususnya di Propinsi JATIM untuk memiliki rasa cinta seni dan budaya bangsa & harus di tanamkan sejak usia dini, atau saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). “Diusia dini kita dapat membentuk dan menanamkan kepedulian, serta kecintaan terhadap seni budaya bangsa. Supaya anak-anak kita bisa mempronosikan dan menjunjung tinggi nama bangsa Indonesia
Di Propinsi JATIM memiliki banyak sekali seni budaya yang patut dilestarikan, karena itu butuh kerjasama semua pihak pemerintah, masyarakat, dan guru. “Sekarang ini peran guru bukan hanya meningkatkan kualitas, kreativitas, dan kemampuan murid saja tetapi juga kepekaan dan kepedulian para pelajar”
Salah satu cara yang efektif adalah menggelar ajang yang dapat dijadikan tempat berekspresi para seniman dan pelajar yang tergabung di sanggar-sanggar seni, dan kelompok kesenian di sekolah.
Pak Harun berharap Ajang Festival Wiyata Budaya Adhikara harus digelar rutin setiap tahunnya. Cara ini akan mampu melastarikan, mempromisikan, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat khususnya pelajar pada seni dan budaya Jawa Timur. “Pak Gubernur berpesan pada semua pihak agar menjaga kekompakan, karena kalau bukan kita yang melestarikan lantas siapa lagi yang melakukannya,”
Kepala Dinas Pendidikan Proviinsi Jawa Timur, Dr Harun Msi mengatakan tujuan acara yakni untuk memberi wadah aspirasi pada seni budaya lokal dan tradisional di tingkat pelajar, agar kedepan para generasi muda ini tidak mudah terpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan budaya asing yang mungin tidak sesuai dengan kultur dan kepribadian bangsa.
“Para pelajar adalah generasi penerus dan aset bangsa yang harus kita jaga, jangan sampai terpengaruh budaya asing, karena itu kami terus menggelar kegiatan yang dapat dijadikan sebagai ajang unjuk krestivitas pelajar seperti pameran, festival, atau pelatihan bagi guru kesenian,” ungkap Harun.
Sebagai pembuka festival, ditampilkan ludruk pelajar dari siswa SDN Kepatihan Banyuwangi yang menampilkan lakon “Layangan Pedot Ojo Sampe Pedot Seduluran”. Dengan menggunakan bahasa tradisional Banyuwangi para siswa siswi ini mengundang gelak tawa para undangan dan penonton yang hadir
Ratusan pelajar SD hingga SMU se-Jawa Timur sejak Sabtu kemarin mengikuti Festival Wiyata Budaya Adikara 2010. Para siswa ini beradu kreativitas dalam menampilkan seni budaya tradisional dari masing-masing daerah, diantaranya seni pertunjukan, keroncong, ludruk pelajar, pop singer, dan gelar pameran seni rupa hasil. (Ronny & Tia)
Langganan:
Postingan (Atom)
NATAL & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA
NATAL & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA
IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA
IDUL FITRI 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA
IKLAN BILD GROUP
| | Spesifikasi / Ukuran | Harga (Rp) |
| 01 | 1 Halaman Warna | Rp. 3.000.000,- |
| 02 | 1/2 Halaman Warna | Rp. 1.500.000,- |
| 03 | 1/4 Halaman Warna | Rp. 800.000,- |
| 04 | Icon ( | Rp. 500.000,- |
| 05 | 1 Halaman Hitam Putih | Rp. 1.500.000,- |
| 06 | 1/2 Halaman Hitam Putih | Rp. 800.000,- |
| 07 | 1/4 Halaman Hitam Putih | Rp. 400.000,- |
| 08 | Icon ( | Rp. 300.000,- |