Sabtu, 31 Juli 2010

BMI MULAI GANDENG DEVELOPER


BILD SURABAYA-Pada Hari Sabtu 31 July 2010 Pukul 10 WIB Bank Muamalat Indonesia (BMI) mengadakan re lauching produk pembiayaan property unggulannya, pembiayaan hunian Syariah Muamalat.di the Empire Palace Ballroom, Surabaya.Re lauching ini dihadiri oleh Ketua DPD Apersi Jawa Timur, Henry J. Gunawan, Ketua DPD Apersi Jawa Timur, Nurhadi, kalangan bisnis,,kalangandeveloper,Direktur Bank Muamalat Adrian A. Gunadi dan Jajaran Manajemen BanK Muamalat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk didirikan pada 24 Rabius Tsani 1412 H atau 1 Nopember 1991, diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pemerintah Indonesia, dan memulai kegiatan operasinya pada 27 Syawwal 1412 H atau 1 Mei 1992. Dengan dukungan nyata dari eksponen Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan beberapa pengusaha Muslim, pendirian Bank Muamalat juga menerima dukungan masyarakat, terbukti dari komitmen pembelian saham Perseroan senilai Rp 84 miliar pada saat penandatanganan akta pendirian Perseroan. Selanjutnya, pada acara silaturahmi peringatan pendirian tersebut di Istana Bogor, diperoleh tambahan komitmen dari masyarakat Jawa Barat yang turut menanam modal senilai Rp 106 miliar.

Pada tanggal 27 Oktober 1994, hanya dua tahun setelah didirikan, Bank Muamalat berhasil menyandang predikat sebagai Bank Devisa. Pengakuan ini semakin memperkokoh posisi Perseroan sebagai bank syariah pertama dan terkemuka di Indonesia dengan beragam jasa maupun produk yang terus dikembangkan.

Bank Muamalat Indonesia (BMI) adalah Bank pertama di Indonesia Bank yang murni syariah dan semakin agresif menggarap pasar ritel.Tak hanya menngarap produk penghimbauan dana, kini BMI juga mengkonfrensi produk Residential mortgage-nya.
Yaitu Tabungan Umat, Tabungan Haji Arafah untuk mempersiapkan rencana Anda ke Baitullah secara terencana,Tabungan Haji Arafah Plus untuk mempersiapkan rencana Anda ke Baitullah secara terencana.Shar-E adalah investasi syariah yang dikemas khusus dalam bentuk paket perdana, TabunganKu adalah tabungan untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.,Giro,Deposito dan sekarang BMI me-launch produk pembiayaan property unggulannya, pembiayaan hunian Syariah Muamalat.
Bank Muamalat melihat “Sektor property di Indonesia memiliki prospek yang cerah, bahkan tahun ini diproyeksikan tumbuh sekitar 5-6 %, kami siam memfasilirasi perkembangan sektor properti ini dengan pembiayaan yang kompetitif dan sesuai syariah”, ungkap Adrian.

Sampai dengan semester pertama 2010, portofolio pembiayaan sector property yang disalurkan Bank Muamalat telah mencapai lebih dari Rp. 2 Triliun, atau mengalami peningkatan lebih dari 11% disbanding posisi Desember 2009. Melalui penambahan jaringan, peningkatan pelayanan, proses, dan penguatan infrastruktur, diharapkan portofolio tersebut akan terus mengalami peningkatan.

Sebelumnya produk ini telah sedemikian dikenal sebagai Baiti Jannati yang merupakan pembiayaan untuk kepemilikan rumah, rukan, ruko, kios dan apartemen dengan akad transaksi Masyarakat Syirkatul Milk (kongsi kepemilikan)

Bank Muamalat memberikan dua alternative transaksi bagi nasabah, yaitu secara kongsi (Masyarakat Mutanaqisah) ataupun jual beli (Murabahah). Sistem kongsi dapat diterapkan untuk pemilikan property baru (non indent}, second, maupun take over. Adapun system jual beli, memiliki spektruk yang lebih luas. Sistem ini juga dapat diterapkan untuk pembelian property indent, renovasi serta pembelian-renovasi.

Bank Muamalat memberikan kemudan dalam proses keridit dan cepat,memberikan margin yang ringan 13% pa,batas maksimum batas maksimum keridit yang tinggi seperti Baiti Jannati yang batas maksimum plafondnya hanya Rp. 10 Miliar, Pembiayaan Hunian Syariah memiliki plafond maksimal hingga Rp. 25 Miliar serta memberikan jangka waktu yang panjang yaitu 15 tahun untuk Pembiayaan yang khusus diperuntukan bagi kalangan individu ini memiliki, 5 tahun untuk kepentingan renovasi dengan plafond dibawah Rp. 25 juta (Ronny & Tia)

Wali Kota Surabaya Membuka Acara Sosialisasi Penatausahaan Hasil Hutan


BILD SURABAYA-Pada Hari Rabu 28 Juli 2010 Pukul 10 WIB Dinas Peratanian kota Surabaya MENGADAKAN Sosialisasi Penatausahaan Hasil Hutan di Gedung Balai Informasi Pertanian Propinsi Jawa Timur Jl. A. Yani Surabaya.

Wali Kota Surabaya Membuka Acara Sosialisasi Penatausahaan Hasil Hutan Maksud dari penatausahaan hasil hutan adalah: Sebagai sistem monitoring dan pengendalian peredaran hasil hutan. Tujuan utamanya acara ini adalah: Dengan penatausahaan hasil hutan ini diharapkan akan terjadi tertib administrasi pengurusan hasil hutan, sehingga dapat mengamankan hak-hak dan aset negara.

Prinsip penatausahaan hasil hutan ini pada umumnya merupakan aplikasi dan prinsip TIMBER TRACKING/LACAK BALAK, yang bertujuan untuk menjamin bahwa hasil hutan yang beredar adalah berasal dari sumber atau perizinan yang sah yang telah melalui proses verifikasi. Setiap izin pemanfaatan hutan/hasil hutan dibebani: Kewajiban teknis dan kewajiban finansial.

Karena tujuan PUHH adalah mengamankan hak-hak negara, maka perlu diketahui terlebih dahulu hak-hak negara apa saja yang melekat terhadap hasil hutan tertentu.
Karena hak-hak negara yang melekat pada hasil hutan tertentu berbeda, maka perlakuan penatausahaan terhadap hasil hutan tersebut juga berbeda.
Kewajiban/hak-hak negara: Pasal 35 UU No. 41 tahun 1999 dan Pasal 79 dan 80 PP No. 6 tahun 2007 Jo PP 3 Tahun 2008

Untuk melindungi hak-hak negara, penerbitan dokumen penatausahaan hasil hutan sebagai bukti legalitas harus mempertimbangkan: Aspek Keamanan adalah mensyaratkan bahwa setiap hasil hutan yang beredar harus disertai dengan surat keterangan yang menyatakan bahwa hasil hutan tersebut telah melalui suatu proses verifikasi;,Aspek Kepemilikan adalah mensyaratkan bahwa hasil hutan yang beredar harus jelas statusnya, apakah milik negara atau milik masyarakat. Hal ini penting diketahui untuk menetapkan kewajiban-kewajiban yang melekat di dalamnya dan memberikan jaminan kepastian terhadap investor;Aspek Asal-Usul,adalah mensyaratkan bahwa lokasi pemanenan hasil hutan harus jelas dan dapat dibuktikan (Verified Legal Origin/VLO). Hal ini untuk mencegah terjadinya pemanenan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan yang pada akhirnya akan mengganggu kelestarian hutan;Aspek Penggunaan adalah mensyaratkan bahwa setiap jenis komoditas hasil hutan, status hasil hutan dan tempat penerbitan yang berbeda akan memerlukan surat keterangan yang berbeda, sehingga pengendalian peredarannyapun akan mudah dilakukan.

Undang-Undang No. 41 Tahun 1999: Pasal 23: Tujuan pemanfaatan hutan untuk memperoleh manfaat yang optimal bagi kesejahteraan seluruh masyarakat.
Kebijakan investasi: PRO GROWTH, PRO POOR, PRO JOB. Diperlukan DAYA SAING untuk masuk pasar; Pasal 28: Mengenai pemanfaatan hutan produksi
Pasal 35: Pemegang izin usaha pemanfaatan hutan dikenakan iuran izin usaha, provinsi, dana reboisasi dan dana jaminan kinerja;Pasal 50 ayat (3) huruf h, bahwa setiap orang dilarang mengangkut, menguasai atau memiliki hasil hutan yang tidak dilengkapi bersama-sama dengan surat keterangan sahnya hasil hutan;Penjelasan Pasal 50 ayat (3) huruf h, Undang-Undang No. 41 Tahun 1999, bahwa yang dimaksud dengan surat keterangan sahnya hasil hutan adalah surat-surat yang sah sebagai bukti;PP No. 6 Tahun 2007 Pasal 117 ayat (1), bahwa dalam rangka melindungi hak negara atas hasil hutan dan kelestarian hutan, dilakukan pengendalian dan pemasaran hasil hutan melalui penatausahaan hasil hutan; PP No. 6 Tahun 2007 Pasal 117 ayat (5), bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai penatausahaan lebih lanjut mengenai penatausahaan hasil hutan yang berasal dari hutan negara, baik untuk hasil hutan alam maupun hasil hutan tanaman diatur dengan Peraturan Menteri; PP No. 6 Tahun 2007 Pasal 119, bahwa setiap pengangkutan, penguasaan atau pemilikan hasil hutan yang berasal dari hutan negara, wajib dilengkapi bersama-sama dengan dokumen yang merupakan surat keterangan sahnya hasil hutan yang berlaku dan dipergunakan untuk mengangkut hasil hutan di dalam wilayah Republik Indonesia; Pasal 118 ayat (1) PP No. 3 Tahun 2008, bahwa semua hasil hutan yang berasal dari hutan hak dilakukan penetapan jenis, pengukuran volume/berat dan penghitungan jumlah serta dilengkapi dengan surat keterangan asal usul hasil hutan ha.; Permenhut No. P. 55/Menhut-II/2006 Jo No. P. 63/Menhut-II/2006 tentang Penatausahaan Hasil Hutan yang Berasal dari Hutan Negara; Peraturan Menteri Kehutanan No. P. 51/Menhut-II/2006 jis No. P. 33/Menhut-II/2007 tentang Penggunaan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) Untuk Pengangkutan Hasil Hutan Kayu yang Berasal dari Hutan Hak; Dalam Permenhut No. P. 55/Menhut-II/2006, surat keterangan sahnya hasil hutan sebagaimana dimaksud pada UU No. 41 Tahun 1999 ditempatkan bukan sebagai nama dokumen tetapi “terminologi umum” yang berfungsi sebagai dokumen legalitas (surat-surat yang sah sebagai bukti) untuk menyatakan hasil hutan tersebut sah.

Ada beberapa jenis dokumen legalitas yang dipakai dalam pengangkutan, penguasaan atau pemilikan hasil hutan, yaitu: SKSKB, FA-KB, FA-HHBK, FA-KO, SAL dan Nota Perusahaan.

Untuk kayu bulat yang langsung diangkut dari areal izin, dokumen yang digunakan adalah SKSKB yang diterbitkan secara official assessment. SKSKB sebagai official decleration dari pemerintah, bahwa hasil hutan tersebut SAH dan berubah statusnya dari aset negara menjadi aset privat.

Untuk pengangkutan lanjutan kayu bulat, karena sudah masuk ke wilayah privat menggunakan dokumen FA-KB yang diterbitkan secara self assessment. Demikian juga untuk pengangkutan kayu olahan dari industri primer menggunakan dokumen FA-KO (self assessment).

Penerbitan dokumen legalitas harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan, yang mengalir secara konsisten dengan dokumen-dokumen sebelumnya sejak dari hutan sampai ke tempat tujuan. Artinya, bahwa hasil hutan harus dapat dilacak kebenaran asal usulnya melalui penelusuran dokumen dan fisik kayu (Verified Legal Origin).
Sebagai alat pengendalian dan monitoring peredaran hasil hutan, pada setiap tempat transit/tujuan pengangkutan KB, ditempatkan P3KB.

Hanya industri primer yang sah dan tempat penampungan KO terdaftar yang diberi kewenangan mencetak blanko FA-KO. Petugas Penerbit FAKO diangkat oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi dengan pertimbangan teknis dari BP2HP, sekaligus sebagai fungsi kendali.

Di setiap TPK, TPK Antara dan TPK Industri, perusahaan wajib membuat Laporan Mutasi Kayu/LMKB sebagai alat monitoring. Untuk kayu olahan, baik industri maupun tempat penampungan terdaftar wajib membuat LMHOK. (Ronny & Tia)

BMI Akan Kembangkan Wealth Management


BILD SURABAYA-PadA Hari Rabu, 28 Juli 2010 Bank Muamalat Indonesia (BMI) ditargetkan akan mengembangkan produk wealth management akhir tahun ini. Wealth Management nantinya akan ditawarkan kepada nasabah-nasabah yang high network. Hal tersebut disampaikan oleh Arviyan Arifin selaku Direktur Utama BMI.
"Wealth Management merupakan

produk yang akan memberikan layanan bagi nasabah-nasabah yang high network yang menyimpan uang dalam jumlah yang besar," jelas Arviyan usai penandatanganan kerja sama dengan Al Ijarah Finance di IIMS 2010 JIE Kemayoran, pekan lalu. Arviyan juga menambahkan, wealth management ini juga akan menawarkan pengelolaaan keuangan dan menawarkan investasi di tempat-tempat yang bagus dan diharapkan akhir tahun ini diluncurkan

Jumat, 30 Juli 2010

JOB FAIR Meriahkan HUT RI Ke-65

BILD SURABAYA-Pada – Pada Hari Kamis, 29 Juli 2010 Pukul 11:46:40 Beragam kegiatan diselenggerakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya untuk memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-65, tidak terkecuali Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja kembali menyelenggarakan Job Fair bagi masyarakat Surabaya. Rencananya, Job Fair akan diselenggarakan pada 9 Agustus 2010 mendatang di Gedung Convention Hall Jl. Arief Rahman Hakim mulai pukul 08.00 wib s/d 15.00 wib.

Job Fair kali ini diikuti kurang lebih 50 perusahaan antara lain PT. SuparmaTbk, PT. Golf Graha Family, PT. Sumber Alfaria, PT. Matahari Putra Prima, Bank Permata, PT. Ramayana Lestari, PT. Wings Surya,Bank Danamon, PT. ISPATINDO, PT. Siantar Top, PT. Merpati Wahana Taxi dll.

Dengan banyaknya perusahaan yang bergabung pada Job Fair tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menekan angka pengangguran di Kota Surabaya. (Ronny & Tia)

Pesawat Airblue Pakistan Jatuh di Hutan, 152 Tewas Saat Hendak Mendarat


BILD ISLAMABAD – Pada Hari Kamis, 29 Juli 2010 Sebuah pesawat milik Airblue, maskapai penerbangan swasta Pakistan, jatuh saat hujan lebat dan cuaca buruk kemarin (28/7). Sebanyak 146 penumpang dan enam awak pesawat tewas dalam musibah tersebut. Insiden itu merupakan kecelakaan penerbangan terburuk di Pakistan.

Bola api cukup besar dan asap tebal muncul di udara setelah pesawat jatuh di kawasan hutan lebat tidak jauh dari Islamabad. Hal itu terlihat hingga beberapa distrik dari lokasi.

''Saya melihat bola api dan asap yang amat besar saat kecelakaan itu. Lalu, potongan besar pesawat jatuh menghantam bukit dan berceceran di hutan,'' ungkap Haji Taj Gul, polisi yang menjadi saksi tragedi tersebut.

''Saat itu, pesawat terbang sangat rendah. Lantas, kami tiba-tiba mendengar suara yang sangat keras,'' ujar Wajih-ur Rehman, warga permukiman eksklusif di perbukitan Margalla, tempat tinggal para ekspatriat dan kalangan elite Pakistan di luar Kota Islamabad.

Petugas penyelamat menemukan banyak potongan mayat dan puing-puing pesawat di lokasi yang berada di perbukitan. Stasiun televisi menayangkan gambar puing-puing pesawat berceceran di hutan. Sebagian puing dari logam tersangkut di pepohonan. Api dan asap tebal terlihat mengepul di antara reruntuhan tersebut saat helikopter petugas penyelamat melintas.

Petugas agak sulit menggali reruntuhan karena kobaran api dan asap tebal. Meski api akhirnya bisa dipadamkan, evakuasi tidak bisa berjalan lancar karena medan yang sulit di tengah hutan lebat dan perbukitan. Tentara Pakistan telah dikerahkan untuk membantu pencarian dan evakuasi korban.

''Saya hanya menemukan potongan mayat,'' kata Dawar Adnan, petugas penyelamat dari Bulan Sabit Merah Pakistan. ''Kondisi di lokasi kecelakaan amat mengerikan. Kami sudah meneliti hampir seluruh lokasi, tapi tidak menemukan korban selamat,'' lanjutnya.

Petugas penyelamat lain, Arshad Javed, bertutur senada. ''Yang kami lihat hanya potongan tangan, kaki, dan bagian tubuh lain. Saya mengumpulkan dua kepala, dua kaki, dan dua tangan, lalu memasukkannya ke dalam sebuah kantong mayat,'' ungkapnya. ''Kami juga berteriak untuk mencari korban selamat. Tapi, tidak ada suara balasan,'' tuturnya.

Polisi mengungkapkan, reruntuhan pesawat tercecer di tiga arah. ''Selain mayat, kami menemukan peralatan yang diduga sebagai black box (kotak hitam berisi rekaman penerbangan, Red). Saat ini, sejumlah pakar sedang memeriksa,'' ucap Bani Amin, kepala kepolisian Islamabad.

Petugas penyelamat sedikitnya telah mengevakuasi potongan tubuh 90 orang. Evakuasi dan pencarian korban akhirnya dihentikan kemarin sore karena hujan lebat tak kunjung reda. Apalagi, lokasi kecelakaan hanya bisa dicapai dengan helikopter.

Sejauh ini, belum diketahui penyebab kecelakaan. Raheel Ahmed, juru bicara Airblue, menduga cuaca buruk menjadi pemicu kecelakaan itu. ''Tidak ada kerusakan teknis sebelum dan ketika pesawat lepas landas,'' tuturnya.

Pesawat dengan nomor penerbangan ED 202 tersebut meninggalkan Bandara Karachi, selatan Pakistan, pukul 07.45 waktu setempat (pukul 09.45 WIB), dengan tujuan Islamabad. Penerbangan diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam.

Musibah terjadi saat pesawat jenis Airbus 321 itu mendekati dan hendak mendarat di Bandara Internasional Benazir Bhutto, Islamabad. Pesawat kehilangan kontak dengan menara kontrol bandara pukul 09.43 waktu setempat (pukul 11.43 WIB).

''Pilot sudah diberi instruksi dan petunjuk supaya mendarat di runway (landasan) I atau II,'' jelas Menteri Dalam Negeri Pakistan Rehman Malik. ''Sebelum mendarat, pesawat terbang di ketinggian 2.600 kaki (sekitar 792 meter). Tanpa ada penjelasan, pesawat tiba-tiba bergerak di ketinggian 3.000 kaki. Mungkin pandangan pilot ke landasan terhalang,'' lanjutnya.

Pakistan mengabaikan kemungkinan kecelakaan itu karena aksi terorisme. Pemerintah memberlakukan hari libur dan berkabung nasional kemarin. Airbus juga mengirimkan tim untuk membantu penyelidikan kecelakaan tersebut.

Dalam manifes penerbangan, penumpang pesawat itu termasuk tujuh anak dan dua bayi. Dua warga negara Amerika Serikat (AS) termasuk korban tewas. Airblue memastikan bahwa warga Pakistan mengisi sebagian besar penumpang pesawat.

Airblue merupakan salah satu maskapai penerbangan terpopuler di Pakistan. Perusahaan swasta tersebut beroperasi sejak 2004 dengan menggunakan pesawat baru Airbus A320 dan A321 untuk rute domestik serta internasional. Rute internasional yang diterbangi adalah Dubai, Sharjah, Abu Dhabi (Uni Emirat Arab), Muscat (Oman), dan Manchester (Inggris).

Sebelumnya, maskapai itu hanya mengalami sekali kecelakaan pada bagian ekor pesawat di Bandara Quetta pada 2008. Tidak ada korban jiwa saat itu.

Kali terakhir kecelakaan pesawat di Pakistan terjadi pada Juli 2006. Ketika itu, sebuah pesawat Fokker F-27 milik Pakistan International Airlines (PIA) jatuh di ladang gandum di pinggiran Kota Multan, Pakistan bagian tengah. Sebanyak 45 orang tewas.

Sebelumnya, kecelakaan terburuk pesawat terbang Pakistan terjadi pada 1979 dan 1992. Sebuah pesawat jet milik PIA jatuh di Jeddah, Arab Saudi, pada 1979 dan menewaskan 156 penumpang dan awaknya. Sedangkan kecelakaan pada 1992 terjadi Kathmandu, Nepal, dan menewaskan 167 orang.(Ronny & JP GROUP)

PERAN ORANG TUA & MASYARAKAT ITU PENTING KARENA SEBANYAK 1,2 JUTA WARGA JATIM DI MASIH BUTA AKSARA


BILD SURABAYA-Pada Hari Rabu, 28 Juli 2010 Pukul 18:05:05 WIB Kementerian Pendidikan Nasional (KEMENDIKNAS) berkerja sama dengan Dinas Pendidikan & Kebudayaan (DINAS P & K) mengadakan Jambore PTK-PNF di gedung Cak Durasim Surabaya

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr H Rasiyo mengatakan, jumlah penyandang buta aksara di Jatim hingga tahun ini masih tercatat sebanyak 1,2 juta jiwa. Jumlah itu adalah warga yang usianya diatas 45 tahun, yakni dengan batasan 45-65 tahun sebanyak 300 ribu jiwa dan di atas 65 tahun sebanyak 900 ribu jiwa.

Untuk program pemberantasan buta aksara sejak 2008 hingga 2009, Pemprov Jatim telah mampu menekan jumlah buta aksara usia 45-65 tahun hingga 3,94%. Yakni pada 2008 dari sebesar 247 ribu jiwa menjadi 159.430 jiwa. Sedangkan untuk jumlah buta aksara 65 tahun ke atas pada 2009 masih ada sekitar 2 juta jiwa.

Dari data tahun lalu, maka bisa diketahui terjadi peningkatan untuk usia 45-65 tahun.
Namun, untuk usia di atas 65 tahun mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni dari sekitar 2 juta jiwa hanya tersisa 900 ribu jiwa saja.

“Dari jumlah itu dapat diketahui, bahwa warga yang masih buta aksara di Jatim didominasi usia tua. Untuk usia 15-45 tahun tidak terdeteksi adanya buta aksara,” ujar Rasiyo

Dengan data warga usia remaja yang sudah terbebas dari buta aksara ini menjadi indikasi suksenya pencanangan program dari Pemprov Jatim dalam memberantas buta aksara. Sejak 2007 telah dicanangkan wajib belajar (wajar) sembilan tahun dan telah berhasil dilaksanakan. Kini, pihaknya pun mulai menerapkan wajar 12 tahun. “Melalui program wajar Sembilan hingga 12 tahun ini memliki peran penting dalam memberantas buta aksara di tingkat anak-anak hingga remaja,”

Adapun target dalam menuntaskan buta huruf di Jatim untuk usia 45 tahu keatas ini, Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan akan menggandeng beberapa lembaga atau instasi setempat di antaranya, Korpri, PKK, Bunda Paud, dan beberapa basis massa atau organisasi massa (Ormas) lainnya.

Selain itu, dengan mulai banyak diresmikannya rumah dan mobil pintar di berbagai daerah, diharapkannya mampu meningkatkan animo masyarakat untuk belajar membaca. Seperti yang terakhir kali diresmikan gubernur, yakni rumah pintar di komplek Makodam V Brawijaya Surabaya. “Rumah dan mobil pintar itu bisa diakses oleh semua kalangan masyarakat, untuk itu masyaraklat harus bisa memergunakan sebaik mungkin,”

Ia juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Jatim untuk bekerjasama dalam membrantas buta huruf, mengingat tenaga di Dispendik Jatim dan kabupaten/kota masih terbatas. "Kita semua tahu masalah buta huruf bukan saja masalah pemerintah tapi juga menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi seluruh masyarakat,” Ujar Rasio

Kepala Dinas P&K propinsi JATIM mengharapkan masyarakat,orang tua/wali murid mau bekerja sama dengan Para Guru demi pendidikan anak-anak/buah hatinya serta mengharapkan orang tua/wali murid mau menjadi teman bagi anak-anak/buah hati,bila orang tua/wali murid membuka hati dan mau jadi teman mereka/anak didik kami pasti anak didik kami/anak-anak bisa membuka mata hatinya dan mereka tidak mukin terjerumus karena meraka pasti curhat kepada orang tua/wali murid .tanpa ada ketakutan. Selama ini orang tua/wali murid kurang memperhatikan mereka. (Ronny & Tia)

PEMKOT Surabaya adakan Training SMS Bagi Bunda PAUD dan Kader Posyandu

BILD SURABAYA-Pada Tanggal 26 July 2010 Pukul 17:22:58 WIB Tim Penggerak PKK Kota Surabaya bekerjasama dengan Yayasan Nurul hayat menyelenggarakan Training Motivasi bagi 2000 Bunda PAUD dan 1000 kader Posyandu.

Training yang bertema “Spiritual Motivation For Success (SMS)” ini rencananya akan diselenggarakan pada 27 – 28 Juli 2010 dan bertempat di Empire Palace Jl. Blauran Surabaya.

Ketua TP PKK Kota Surabaya, Dyah Katarina Bambang DH menegaskan, pemberian motivasi dalam aspek spiritual sangatlah penting, mengingat karakteristik pekerjaan Bunda PAUD dan Kader Posyandu sangatlah kental dengan nilai-nilai sosial dan ketulusan.

“Dengan intensif yang sangat minim, disatu sisi mereka dituntut untuk optimal dalam mendidik anak-anak PAUD yang notabene anaknya orang lain atau melayani anak-anak balita di Posyandu, kalau tidak karena ikhlas sebagai bentuk ibadah, pasti mereka akan suntuk bahkan mutung,” ungkap wanita berjilbab ini.

Sementara itu, Trainer Spiritual Motivation for Success, Muhammad Molik menyatakan dukungannya terhadap program pemberdayaan PAUD dan Posyandu tersebut. Para Bunda PAUD dan Kader Posyandu ini memiliki peran yang sangat vital karena masuk dalam dunia anak tahap golden age, apapun yang disampaikan akan ditangkap dan menancap kuat dalam memory anak didiknya.

“Bila mereka mengajar dengan semangat untuk ibadah, pastinya cara mengajar atau melayaani akan berbeda dengan mereka yag mengajar karena materi atau bahkan terpaksa,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Nurul hayat ini.

Kegiatan yang bertujuan untuk pemberdayaan wanita Surabaya ini adalah yang ketiga kalinya, tiga tahun yang lalu juga diadakan training serupa kepada 1000 Pengurus PKK dan tahun lalu kepada 2000 Bunda PAUD di Surabaya.

Dengan adanya training tersebut, peserta diharapkan lebih mampu memaknai setiap aktivitas hidupnya sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan, khususnya saat aktivitas mengajar anak didiknya dan melakukan tugasnya sebagai Kader Posyandu.(Ronny & Tia)

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IDUL FITRI 2010

IDUL FITRI 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IKLAN BILD GROUP

NO

Spesifikasi / Ukuran

Harga (Rp)

01

1 Halaman Warna

Rp. 3.000.000,-

02

1/2 Halaman Warna

Rp. 1.500.000,-

03

1/4 Halaman Warna

Rp. 800.000,-

04

Icon (Uk. Kartu Nama) Warna

Rp. 500.000,-

05

1 Halaman Hitam Putih

Rp. 1.500.000,-

06

1/2 Halaman Hitam Putih

Rp. 800.000,-

07

1/4 Halaman Hitam Putih

Rp. 400.000,-

08

Icon (Uk. Kartu Nama) Hitam Putih

Rp. 300.000,-