Senin, 06 Desember 2010

SMK NEGERI 6 SURABAYA BERHASIL MEMECAHKAN REKOR MURI


BILD SURABAYA-Pada Hari Jum’at 3 Desember 2010 pukul 13 WIB siswa-siswi jurusan tata busana SMK Negeri 6 Surabaya berhasil memecahkan rekor MURI kategori perancang dan peragaan busana dalam acara AKU CINTA INDONESIA di Pakuwon Trade Center (PTC) Supermall Surabaya.

250 orang dari siswa-siswi jurusan tata busana SMK Negeri 6 Surabaya meperagakan 250 karya rancangan busana alami Indonesia. Karena bahan baku busana tersebut dari 100% dari Indonesia,misalnya kainya dari sutra dan katun,motif kain adalah batik modern,dll. (Ronny & Tia)

Ronny Husono Lie mengatakan di Facebook (NARKOBA):MARI KITA CIPTAKAN KEDAMAIN,KEHARMONISAN DAN KEMAKMURAN. MAKA ITU KITA HARUS BERANTAS NARKOBA.KARENA NARKOBA BISA MEMBUNUH UMAT MANUSIA

PRODUKSI PADI 22 KABUPATEN/KOTA NAIK 5%


BILD SURABAYA-Pada Hari Rabu, 1 Desember 2010 pukul 09:13:50 WIB Bdan Ketahanan Pangan Provinsi JATIM mengadakan Rapat Pleno Dewan Ketahanan Pangan Provinsi JATIM di Hotel Singgasana Surabaya.

Sekretaris Daerah (SEKDA) Provinsi JATIM Dr H Rasiyo saat membuka Rapat Pleno Dewan Ketahanan Pangan Provinsi JATIM dan mengatakan bahwa Musim tanam tahun 2010 membuat tingkat ketahanan pangan di JATIM semakin meningkat. Tahun ini, sebanyak 22 kabupaten/kota produksi padinya meningkat lebih dari 5% dibandingkan tahun 2009.

Karena beberapa kabupaten/kota yang produksi padinya meningkat. kabupaten/kota yaitu Pacitan,Trenggalek,Jember,Banyuwangi,Bondowoso,Situbondo,Madiun,Kota Kediri,Sidoarjo,Pasuruan,Probolinggo,Magetan,Ngawi,Bojonegoro,Tuban,Gresik,Kota Surabaya, Bangkalan, Sumenep, Kota Malang, Kota Probolinggo dan Kota Madiun,

Menurut data Dinas Pertanian JATIM menyebutkan, produksi padi mencapai 11.375.779 gabah kering giling (GKG) dengan produktivitas 58,56 kuintal GKG/ha. Sementara surplus beras diprediksi mencapai 4.214.838 ton beras yang didapat dari total produksi beras 7.730.088 ton beras dikurangi konsumsi masyarakat Jatim sebesar 3.515.249 ton beras. Tahun ini, luas areal tanam padi mencapai 2.062.986 ha dengan luas areal panen 1.980.349 ha.

Adanya musim kemarau basah adalah salah satu faktor yang membuat meningkatnya produksi padi. Selain itu, beberapa program kebijakan pemerintah, diantaranya pengamanan ketersediaan pangan melalui pengamanan lahan sawah di daerah irigasi pada lahan sawah abadi, peningkatan mutu intensifikasi serta optimalisasi dan pemanfaatan lahan kering juga menjadi faktor penunjang. Kegiatan lain, yakni melalui ektensifikasi, intensifikasi, rehabilitasi lahan-lahan marginal dan diversifikasi komoditi untuk mengantisipasi terjadinya alih fungsi dan kerusakan lahan yang cukup tinggi.

Tahun ini, kebijakan tentang penggunaan pupuk dilaksanakan melalui gerakan penggunaan pupuk organik dalam upaya meningkatkan kandungan bahan organik sawah hingga 5%. Pemprov juga telah memberikan bantuan alat pengolah pupuk organik berupa Chopper atau Granulator pada tahun 2009 sebanyak 600 unit untuk 600 kelompok tani.

Mengantisipasi bencana alam dan gangguan iklim terhadap produktivitas dan produksi yang disebabkan adanya anomali iklim dan kerusakan sumber daya alam, sehingga berakibat pada turunnya produktivitas areal pertanaman. Pemprov telah memberikan bantuan benih melalui program SL-PTT padi non hibrida seluas 124.400 ha dengan jumlah sekolah lapangan (SL) 4.906 unit yang dialokasikan di 29 kabupaten. Bantuan tersebut, diantaranya berupa pemberian padi hibrida seluas 30.800 ha dengan jumlah sekolah lapangan 3.080 unit yang dialokasikan di 15 kabupaten, bantuan langsung benih unggul (BLBU) tahun 2009 padi non hibrida seluas 32.400 ha, padi hibrida seluas 160.000 ha, Cooperativ Farming seluas 50 ha per kabupaten di 29 kabupaten, pengembangan System Rice Intensification (SRI) seluas 735 ha, jaringan irigasi tingkat usahatani (JITUT) seluas 10.000 ha, dan jaringan irigasi tingkat desa (JIDES) seluas 7.700 ha.

Pembangunan pertanian dengan pendekatan agribisnis merupakan pilar pembangunan ekonomi di JATIM. Perkembangan pembangunan tersebut menjadi parameter meningkatnya perkembangan ekonomi. Sub sektor tanaman pangan dalam perekonomian cukup memegang peran penting,karena merupakan salah satu sub sektor yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap PDRB di JATIM. Dengan potensi sumberdaya lahan yang mencapai 4.656.757 ha, Jatim mampu memenuhi kebutuhan pangan bagi penduduknya, serta memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap produksi pangan nasional.

Tahun 2009, kontribusi JATIM terhadap kebutuhan nasional seperti padi mencapai 17,48%, jagung 29,87%, kedelai 38,31 %. Tahun 2009 berdasarkan angka tetap (atap) BPS produksi padi meningkat sebesar 0,78 juta ton (7,49%) dibanding produksi padi tahun 2008,produksi jagung tahun 2009 sebesar 5,27 juta ton pipilan kering meningkat sebesar 0,21 juta ton (4,23%) dibanding produksi jagung tahun 2008,produksi kedelai tahun 2009 sebesar 355,26 ribu ton biji kering meningkat sebesar 77,98 ribu ton (28,12%) dibanding produksi kedelai tahun 2008.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) JATIM Dra Tutut Tri Herawati mengatakan, rencana ketahanan pangan di Jatim tahun 2011-2015, diantaranya dilakukan dengan mengembangkan system informasi pangan dan komodiri yang real time dalam upaya pemantapan strategi tanam, terkait keseimbangan supply-demand dalam skala lokal, regional, nasional dan internasional.

Ketahanan pangan terdiri dari dari tiga sub-sistem utama, yaitu ketersediaan pangan (food availability), akses pangan (food acces), dan penyerapan pangan (food utilization). Efektifitas dari penyerapan pangan tergantung pada pengetahuan rumah tangga, sanitasi, dan ketersediaan air.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan SEKDAPROP JATIM selaku Ketua Harian Dewan Ketahanan Pangan Provinsi JATIM Ir Hadi Prasetyo ME mengatakan mari kita bekerja sama untuk meningkatkan mutu Pangan kita dan menjadikan Provinsi JATIM sebagi pusat Pangan Nasional. (Ronny & Tia)

Minggu, 05 Desember 2010

UMKM PELAKU EKONOMI GARIS DEPAN DI JAWA TIMUR


BILD SURABAYA-Pada Hari Senin, 29 Nopember 2010 Pukul 9:19:11WIB Biro Administrasi Perekonomian Seketaris Daerah (SEKDA) Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengadakan Rapat Evaluasi Promosi Dagang Produk Unggulan Dalam dan Luar Negeri Jawa Timur 2010 di H Garden Palace Surabaya

Para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang jumlahnya 4,2 juta merupakan pelaku ekonomi garis depan dalam memberikan sumbangan terhadap perekonomian daerah khususnya kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian SEKDA Pemerintah Provinsi Jawa Timur Ir Budi Setiawan MMT mengatakan hal inilah yang bisa memberikan kontribusi ekonomi Jawa Timu Rp 362 trliun atau 53,4 persen dari Rp 684 triliun. ”Ini sungguh luar biasa,” ungkapnya.

Dikatakannya, ini merupakan harapan pemerintah tetapi bagaimana caranya Pemprov Jawa Timur bisa memberikan sumbangsih terhadap para pengusaha UMKM tersebut. Selian itu bagaimana caranya para UMKM bisa sinergi dengqan dunia usaha, perguruan tinggi, kamar dagang dan industri (Kadin) dan Pemprov Jatim serta bisa saling kerjasama saling menguntungkan.

Dampak kerjasama tersebut memberikan kontribusi terhadap perekonomian Jawa Timur trimulan III pada 2010 bisa tumbuh 7,14 persen, sedangkan nasional hanya 5,8 persen. Target pemerintah pusat agar Jawa Timur pada 2010 pertumbuhan ekonominya 5,8 – 6,4 persen, pada 2011 bisa meningkat menjadi 6,13 – 6,75 persen dan sampai akhir 2014 bisa tumbuh 7,1 – 7,8 persen. Pertumbuhan ekonomi Jatim yang cukup baik tahun ini merupakan hasil kerja keras para petarung-petarung yang kuat dan hebat para pelaku pengusaha UMKM kita yang tersebar di daerah kabupaten/kota.

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang hasil UMKM-nya terbesar di Indonesia. Hasil/produk ekspor UMKM tersebut berasal dari industri tekstil, logam, hasil kerajinan, perkebunan, agrobis, perikanan dan industri lainnya.

Oleh sebab itu produk-produk tersebut harus punya daya saing dan bisa bersaing dalam perdagangan global. Untuk mengatasi daya saing global Pemerintah Jawa Timur telah menggandeng perguruanan tinggi dan Kadin.

Dikatakannya, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam acara di Jakarta beberapa waktu yang lalu mengatakan, mulai 2009 Indonesia memulai tahun kreatif, pada tahun kreatif tersebut kita ditantang untuk menjual suatu gagasan. Karena dengan gagasan yang bagus akan memunculkan sebuah produk yang mempunyai nilai daya saing dan daya jual yang tinggi, Jawa Timur punya itu. Dicontohkan di Amerika Serikat setiap tahunnya memperoleh pemasukan sekitar Rp 600 triliun dari ekonomi dan industri kreatifnya.

Di Indonesia sebenarnya ada dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Bali yang industri kreatifnya sudah berjalan terkoordinir baik, sedangkan Jawa Timur sebenarnya sudah mempunyai potensi untuk bergerak kearah itu, tetapi belum terwadahi dengan kelembagaan sinergitas yang kuat. Untuk itu diharapkan pada 2010 Jawa Timur bisa mewujudkan gerakan ekonomi yang kreatif baik dalam kelembagaan maupun sinergitasnya dan pada 2011 sudah bergerak kinerjanya.

Selain itu Provinsi Jawa Timur terus mengupayakan menciptakan menumbuhkan iklim usaha yang kondusif. Memberikan kebijakan peluang UMKM dengan mengurangi beban biaya yang tidak berhubungan dengan proses produksi serta kebijakan menumbuhkan kemitraan dengan saling membutuhkan dan saling menguntungkan.

Artinya kegiatan usaha UMKM dari hilir sampai hulu harus nyambung hingga pada pemasarannya. Jadi membuat mulai bahan baku dari hilir dan hulu merupakan pemasarannya harus baik dan nyambung. Hal ini harus didukung dengan fasilitasi dan promosi dagang, misi dagang produk-produk unggulan baik di dalam dan luar negeri harus baik.

Ini terbukti pada 2010 Pemerintah Jawa Timur telah memfasilitasi para UMKM untuk pameran dalam negeri 20 kali, 3 pameran di luar negeri dengan omset mencapai Rp 6,108 miliar. Selanjutnya mengucurkan kredit Jamkrida dana bergulir dan membeikan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan SDM kepada UMKM.

Menurut data dari Bank Indonesia (BI) Pemerintah Jawa Timur juga mempunyai dana pihak ketiga di Bank sekitar Rp 222,5 triliun dimana yang Rp 85,88 triliun akan diusulkan untuk dikucurkan di UMKM. Untuk itu kabupaten/kota agar membentuk jejaring dengan Pemprov Jawa Timur agar program-program bisa berjalan dengan baik.

Acara yang dihadiri 90 orang dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta para UMKM di Jawa Timur ini diharapkan bisa meningkatkan dan mengembangkan potensi ekonomi. Serta dapat memberikan dampak nilai tambah perekonomian pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.(Ronny & Tia)

LIIMA KABUPATEN MASUK RAWAN PANGAN


BILD SURABAYA-Pada Hari Senin, 29 Nopember 2010 04:12:55 WIB Hasil survey Badan Ketahanan Pangan (BKP) pusat bekerja sama dengan lembaga Word Food Program (WFP), lima daerah di Jatim termasuk wilayah rawan pangan. Lima daerah tersebut, yakni Kabupaten Sampang, Bangkalan, Sumenep, Pamekasan dan Kabupaten Probolinggo.

Anggota Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Jatim, DR Zainal Abidin dalam rapat Koordinasi Anggota Pokja Ahli DKP Jatim Tahun 2010 di Surabaya mengatakan, dari hasil identifikasi, beberapa faktor penyebab kerawanan pangan, antara lain tingginya masyarakat miskin, minimnya akses air bersih, akses jalan desa yang belum memadai, serta masih tingginya perempuan buta huruf.

Dikatakannya, rendahnya faktor pendidikan kaum perempuan juga menjadi faktor penyebab rawan pangan. Dengan pengetahuan dan kualitas pendidikan yang memadai, paling tidak kaum perempuan ataupun ibu mampu memilih jenis pangan yang fariatif. “Perempuan di Pulau Madura sebagian besar mampu mengaji, namun kurang mampu membaca dan menulis huruf latin,” katanya.

Mengatasi hal itu, pemerintah daerah perlu kiranya membuat jaminan stok pangan daerah melalui pembentukan cadangan pangan daerah. Pemantauan harga pangan secara rutin, serta pembuatan forecast (prognosa) kebutuhan pangan setiap tahun dan diupdate setiap triwulan juga menjadi bagiaan kegiatan mengurangi wilayah rawan pangan.

Perum Bulog juga diharapkan dapat menjaga stabilisasi harga pangan melalui penyerapan produksi pada musim panen. Strategi lain yang bisa dilakukan, yakni dengan mengembangkan pasar bahan pangan di setiap kecamatan, serta perbaikan sarana transportasi bahan pangan antar daerah.

Terhadap lima daerah rawan pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Jatim teleh memberikan rekomendasi berupa peta rawan pangan pada masing-masing bupati. Keberadaan peta tersebut nantinya bisa menjadi acuan dalam meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan, pengentasan orang miskin, perubahan kerawanan pangan menuju ketahanan pangan, dan peningkatan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Agar wilayah yang masuk rawan pangan tidak maskin meluas, Dinas Pertanian kini melakukan beberapa program strategi antaralain berupa memanfaatkan lahan marginal, dibawah tegakan dan lahan terlantar untuk pengembangan pangan lokal, seperti umbi-umbian sebagai bahan pangan alternatif.

Tahun 2010, melalui program tersebut telah dikembangkan pada lahan seluas 100 hekter pada 39 unit kegiatan. Rencananya, tahun 2011 kegiatan yang sama juga akan dilakukan pada lahan seluas 100 ha namun pada 47 unit kegiatan.

Lebih lanjut Zainal menambahkan, permasalahan rawan pangan adalah masalah yang sudah terstruktur, sulit untuk dipecahkan dalam jangka waktu pendek. Langkah mendasar adalah pemerintah harus mendobraknya dengan pendidikan. Rawan pangan tidak saja menyangkut ketersediaan bahan pangan, tetapi juga aspek nonfisik dan fisik. Aspek nonfisik ini, katanya, menyangkut masalah pendidikan, sosial, dan kesehatan (Ronny & Tia)

KUNJUNGAN DELEGASI POLISI MILITER INDONESIA KE MARKAS BESAR POLISI MILITER JERMAN

BILD JERMAN-Dalam rangka kerjasama Bilateral Expert Talk RI dengan Jerman bidang Polisi Militer

Republik Federal Jerman (bahasa Jerman: Bundesrepublik Deutschland) adalah sebuah negara di Eropa Tengah. Negara dengan sejarah panjang ini di sebelah barat berbatasan dengan Belanda, Belgia, Luxemburg, dan Perancis. Di sebelah selatan berbatasan dengan Swiss dan Austria. Di sebelah timur berbatasan dengan Ceko dan Polandia. Di sebelah utara berbatasan dengan Denmark. Negara ini pernah memiliki wilayah yang jauh lebih luas daripada yang sekarang dan pernah pula terpecah secara politik sejak berakhirnya Perang Dunia II tepatnya pada tanggal 7 Oktober 1949 hingga tanggal 3 Oktober 1990, di saat bagian timur negara ini dikuasai oleh rezim komunis dan bernama Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur, atau Deutsche Demokratische Republik disingkat DDR) dan Jerman juga merupakan negara penting dalam Uni Eropa dengan jumlah penduduk terbanyak, selain itu Jerman juga adalah salah satu anggota NATO. Jerman, sebagai negara sahabat telah lama menjalin kerjasama bilateral dengan Negara Indonesia, walaupun ada boikat dari negara-negara Barat. Wujud kerjasama bilateral itu mencakup aspek di segala bidang, dimana salah satunya adalah kerjasama Bilateral Expert Talk RI – Jerman bidang Polisi Militer.


Kerjasama Bilateral Expert Talk RI – Jerman bidang Polisi Militer dilaksanakan didalam rangka meningkatkan hubungan antara Polisi Militer Indonesia dengan Polisi Militer Jerman, dan untuk waktu jangka panjang hubungan dapat ditingkatkan kearah yang lebih konstruktif seperti adanya pertukaran/pengiriman personel untuk mengikuti pendidikan dan latihan. Sebagai wujud dari rasa persahabatan kedua negara, sejak tanggal 19 s/d 21 Pebruari 2008, Danpuspomad, Mayjen TNI Subagdja Djiwapradja didampingi oleh Letnan Kolonel Cpm Djuhendi Sukmadjati, Danpomdam II/Sriwijaya dan Letnan Kolonel Cpm Ujang Martenis, Dandenpom IV/2 Yogyakarta, memimpin kunjungan Delegasi Polisi Militer Indonesia ke Markas Polisi Militer Jerman dan kunjungan ke satuan Feldjager (MP) Batalyon 252 di Koeln serta Feldjager (MP) Batalyon 350 di Berlin.


Berbekal surat perintah Dirjen Strahan Dephan RI Nomor Sprin/122/II/2008 tanggal 1 Februari 2008 tentang perjalanan dinas ke luar negeri dan surat perintah Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Sprin/207/II/2008 tanggal 14 Februari 2008, Danpuspomad dan rombongan pada hari senin tanggal 18 Pebruari memimpin Delegasi Polisi Militer Indonesia Take Off dari Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat KLM menuju Jerman dan pada Selasa tanggal 19 Februari 2008 jam 05.00 WS Delegasi Polisi Militer Indonesia tiba di Bandara Internasional Schiphol Amsterdam, Belanda untuk transit, disambut oleh Atase Pertahanan RI di Belanda Kolonel Laut Yosafat dan PBU Athan Kapten Cpm Guntur. Diselimuti dengan cuaca yang dingin, pada jam 09.00 WS Delegasi Polisi Militer Indonesia Take Off dari Bandara Internasional Schiphol Amsterdam, Belanda menuju Kota Koeln Jerman, tiba pada pukul 11.30 WS yang langsung disambut oleh Kolonel ERDMANN, Komandan Polisi Militer Jerman dan Atase Pertahanan RI di Jerman Kolonel Mar Widad dan Letnan Satu Schotter selaku Liasion Officer.


Dengan waktu yang terbatas dan acara yang sangat padat, Delegasi Polisi Militer Indonesia langsung menuju Markas Besar Polisi Militer Jerman, Feldjager (MP) Batalyon 252, yang mempunyai kekhususan dalam penyiapan anjing pelacak di kota Koeln dan Feldjager (MP) Batalyon 350 di kota Berlin, yang mempunyai ke khususan pada bidang pengamanan fisik/close protection .

Kunjungan di Markas Besar Polisi Jerman disambut langsung oleh Kolonel Erdmann selaku Komandan Polisi Militer Jerman dan seluruh Staf, selanjutnya menerima paparan tentang Struktur organisasi, tugas dan fungsi Polisi Militer Jerman. Ada hal yang menarik dari penjelasan Komandan Polisi Militer Jermann, bahwa Polisi Militer Jerman merupakan bagian dari Join Support Command yang berada di bawah Menteri Pertahanan sehingga Polisi Militer Jerman adalah tunggal, tidak ada Polisi Militer Angkatan, Polisi Militer Jerman memiliki 8 ( Delapan ) Batalyon Polisi Militer dan 30 Pos Polisi Militer yang tersebar diseluruh Jerman, dengan tugas melaksanakan tugas Kepolisian Militer di dalam negeri dan maupun di luar negeri.

Sama halnya dengan Polisi Militer Angkatan Darat yang mempunyai beberapa fungsi, Polisi Militer Jerman pun memiliki beberapa fungsi, antara lain menegakan peraturan militer ; melaksanakan patroli dan pos pengawasan ; pengamanan bandara dan operasi kepabeaan ( penugasan luar negeri ) ; membantu sidang disiplin dan peradilan satuan ; menangkap / mengembalikan Yudha Kelana ; dukungan mobilitas dan perpindahan ; operasi pengamanan Polisi Militer ; penyelidikan dan penyidikan ; pengamanan daerah dan kediaman serta memberikan bantuan tugas Polisi Militer lainnya.

Selain itu sistem hukum dan peradilan di lingkungan Militer Jerman tidak mengenal adanya Peradilan Militer, prajurit yang melakukan tindak pidana disidik oleh Polisi Sipil dan diadili di Peradilan Umum, Militer Jerman tidak mengenal KUHPM ataupun KUHAPMIL, yang ada adalah Military Code, Komandan yang tidak kooperatif atau menghalangi penyidikan yang sedang dilakukan oleh penyidik dapat dituntut dan Komandan setingkat Komandan Kompi ke atas/Ankum dapat menghukum anggotanya hanya selama 7 hari, dan Komandan diatasnya dapat menghukum hanya selama 21 hari dalam hal pelanggaran Military Code, namun putusan hukuman tersebut harus dilaporkan dan disetujui oleh Hakim Pengadilan. Hal yang paling penting untuk digaris bawahi oleh kita bersama adalah tidak ada rivalitas antara Polisi Sipil dan Polisi Militer, karena kedua-duanya saling membutuhkan sehingga harus bekerja sama, terutama pada saat menyidik perkara / kasus yang melibatkan personel Militer.

Selesai paparan Komandan Polisi Jerman dilanjutkan dengan kegiatan tanya jawab dan peninjauan alat peralatan yang dimiliki oleh Polisi Militer Jerman, mulai alat foto sidik jari, alat tes narkotika, senjata pertahanan udara ringan, senapan serbu, Submachine gun jenis MP-5 dan pistol yang semua buatan pabrik HK Jerman, selain itu juga diperlihatkan kendaraan bermotor roda dua yang menjadi kebanggaan Polisi Militer Jerman jenis BMW 1200 cc, dimana motorisnya terdapat wanita.


Kegiatan selanjutnya adalah kunjungan ke Feldjager (MP) Batalyon 252, kedatangan Delegasi Polisi Militer Indonesia disambut langsung oleh Letnan Kolonel Couwenberg selaku Komandan Batalyon 252 dan Staf, yang dilanjutkan dengan paparan Komandan Batalyon 252, dimana Batalyon 252 ini adalah satuan yang mempunyai ciri khas sebagai Feldjager (MP) Batalyon penyiapan anjing pelacak bagi Polisi Militer Jerman, selesai kegiatan paparan dilanjutkan dengan peragaan kemampuan anjing pelacak jenis German Sheppard (Herder) dalam hal mendeteksi bahan peledak dalam kendaraan dan narkotika dan selama peragaan, penjelasan diberikan langsung oleh salah satu Komandan Kompi.

Keesokan harinya Delegasi Polisi Militer Indonesia melakukan kunjungan di Feldjager (MP) Batalyon 350 di Berlin, kedatangan Delegasi Polisi Militer Indonesia disambut langsung oleh Letnan Kolonel Thiessar selaku Komandan Batalyon 350 dan Staf, yang dilanjutkan dengan paparan oleh Major Duppman, Wakil Komandan Batalyon 350, Batalyon 350 ini adalah satuan yang mempunyai ciri khas sebagai Feldjager (MP) Batalyon bidang pengamanan fisik/close protection bagi VIP Jerman, selesai paparan dilanjutkan dengan peragaan oleh prajurit Batalyon 350 dalam melaksanakan pengawalan kehormatan bermotor dengan formasi 7 dan 5 sepeda motor BMW 1200 cc. Selain itu salah satu sarana untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit MP, Batalyon 350 memiliki simulator latihan menembak yang modern.

Pada tanggal 22 Pebruari 2008 jam 12.30 WS, delegasi Polisi Militer Indonesia meninggalkan Jerman kembali ke Jakarta, dari hasil kunjungan ke Markas Besar Polisi Militer Jerman ini, diperoleh pengalaman berharga yang kelak dapat diadopsi oleh Polisi Militer Angkatan Darat, bahwa Polisi Militer Jerman memang telah berpengalaman dalam melaksanakan tugas pada operasi pemeliharaan perdamaian dunia, seperti di Afghanistan, Kosovo, Sudan, Djibouti , selain itu disepakati rencana kerjasama Polisi Militer Indonesia dengan Polisi Militer Jerman, antara lain : Polisi Militer Jerman bersedia untuk melatih dan memberikan asistensi pada persiapan Kontingen Kompi Polisi Militer Indonesia, sebagai pasukan operasi pemeliharaan perdamaian dunia yang direncanakan akan dikirim ke Darfur, Sudan pada tahun 2009 dan menawarkan pelatihan/pendidikan bagi Perwira Polisi Militer Indonesia ke Jerman, setelah hasil evaluasi pelatihan dan asistensi persiapan Kontingen Kompi Polisi Militer Indonesia dilaksanakan.

UNI EROPA AKAN BERLAKUKAN SANKSI BERAT BAGI MASKAPAI PENERBANGAN NAKAL


Sebuah pesawat Qantas Boeing 747 terlihat nongkrong di Bandara Internasional Sydney. Qantas, maskapai berbendera Australia, merupakan salah satu dari lebih selusin maskapai yang didenda karena memainkan harga kargo.

BILD-Pada Hari Sabtu, 20 November 2010 Menurut Komisi Eropa, 11 maskapai penerbangan dijatuhi didenda sebesar total 1,1 miliar dollar AS terkait upaya mempermainkan harga kargo udara.

Regulator Uni Eropa mengenakan rekor denda terkait beberapa maskapai (termasuk British Airways, SAS, Cargolux, Singapore Airlines, Cathay Pacific, Qantas, Japan Airlines, Air Canada, dan LAN Chile) yang diduga mengganti beberapa rute kargo. Maskapai penerbangan terbesar di Eropa, Air France-KLM akan dikenai sanksi dengan jumlah terbesar sebanyak 372 miliar dollar AS.

Menteri Urusan Eropa Pierre Lellouche mengatakan dirinya “terkejut akan denda yang sama sekali tidak proporsional ini dalam hal potensi kerugian yang diderita para pengguna jasa pengiriman perusahaan kelompok tersebut.”

Denda “akan menimbulkan kerusakan besar terhadap sektor udara Perancis dan menambah kerugian yang diderita sektor ini pada 2009, dalam konteks krisis keuangan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pengawas kompetisi Uni Eropa mengeluarkan keluhan terhadap 26 maskapai penerbangan, terkait inisiatif internasional yang menargetkan para eksekutif, yang berakibat masuk bui, denda, dan penyelesaian. Pihak berwenang Amerika Serikat telah membuat tuntutan pidana terhadap 14 kaum eksekutif dalam hal penetapan harga dan 18 maskapai penerbangan telah didenda sekitar 16 miliar dollar AS.

“Sungguh menyedihkan masih begitu banyak maskapai besar yang mempermainkan harga,” kata Komisaris Persaingan Uni Eropa Joaquin Almunia dalam sebuah pernyataan. Biaya keamanan ekstra setelah serangan 11 September 2001, juga bukan merupakan “alasan yang dapat diterima untuk berhenti bersaing,” kata Almunia kepada wartawan di Brussels (11/11).

Sudah ada gugatan terkait dengan kegiatan penetapan harga di Australia, kata sebuah firma hukum lokal.
“Selama ini perusahaan penerbangan berusaha menyangkal bahwa ada perkara untuk menjawab di negeri ini,” kata Brooke Dellavedova dari firma hukum Maurice Blackburn.

“Mengingat isolasi geografis Australia dan ketergantungan kita pada angkutan udara internasional, tidak ada keraguan bahwa bisnis Australia terpengaruh.”

\ Maurice Blackburn mewakili beberapa perusahaan yang menyatakan bahwa pengiriman kargo udara mereka telah membayar lebih, tujuh maskapai yang terlibat termasuk British Airways dan Qantas.

Maskapai penerbangan unggulan Australia Qantas “mengakui adanya perlakuan yang tidak semestinya” yang dilakukan departemen pengirimannya, namun pihaknya secara resmi akan merespon saat keputusan penuh telah dikonfirmasi minggu depan, menurut pernyataan e-mail. Pada 2008, perusahaan yang berbasis di Sydney ini telah dikenai denda 20,1 juta dollar AS atas keterlibatannya dalam kartel, oleh Australian Competition and Consumer Commission (ACCC), regulator persaingan Australia.

Dalam sebuah wawancara dengan ABC, Ketua ACCC Graeme Samuel mengatakan bahwa “pastinya seorang eksekutif yang sungguh bodoh hingga mau terlibat dalam kegiatan kartel setelah Juli tahun lalu. Apa yang kita dapatkan di sini adalah, masalah ganda yang terjadi di semua perusahaan penerbangan yang terlibat. Salah satunya
adalah: mereka harus membayar denda yang signifikan. Kedua adalah: rusaknya reputasi yang serius.” (DEUTSCHE WELLE)

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IDUL FITRI 2010

IDUL FITRI 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IKLAN BILD GROUP

NO

Spesifikasi / Ukuran

Harga (Rp)

01

1 Halaman Warna

Rp. 3.000.000,-

02

1/2 Halaman Warna

Rp. 1.500.000,-

03

1/4 Halaman Warna

Rp. 800.000,-

04

Icon (Uk. Kartu Nama) Warna

Rp. 500.000,-

05

1 Halaman Hitam Putih

Rp. 1.500.000,-

06

1/2 Halaman Hitam Putih

Rp. 800.000,-

07

1/4 Halaman Hitam Putih

Rp. 400.000,-

08

Icon (Uk. Kartu Nama) Hitam Putih

Rp. 300.000,-